Breaking News
Beranda » Nasional » Bayang-Bayang di Balik Singgasana Kerajaan Pancaniti.

Bayang-Bayang di Balik Singgasana Kerajaan Pancaniti.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 20 Apr 2025

RUANGPOJOK.COM – Di kisahkan seorang Raja di kerajaan Pancaniti, Raja Arya Saloka, berparas tampan, muda dan lembut, naik tahta tanpa kewibawaan cukup untuk mengendalikan pembesarnya.

Di balik kejayaan istana dengan negri subur makmur, Pangeran Mahendra, kakaknya yang sebelumnya pernah memegang tahta dan  dihormati, nyatanya memegang kendali atas keputusan kerajaan.

Pengaruh Mahendra masih melekat begitu kuat hingga para pejabat kerajaan lebih loyal padanya daripada kepada raja.

Dalam sidang kerajaan, pendapat Mahendra selalu didengar, sementara titah Arya Saloka diabaikan. Para pengikut Mahendra bahkan mengambil alih banyak urusan istana, membuat Arya Saloka merasa seperti boneka di atas singgasana.

Ketika sengketa wilayah perbatasan terjadi, Arya Saloka ingin menyelesaikannya secara diplomasi, tetapi Mahendra bersikeras menggunakan kekuatan militer. Dukungan para patih terhadap Mahendra semakin membuat Arya Saloka terasing.

“Aku adalah raja, tapi mengapa suaraku tidak dihormati?” keluh Arya Saloka kepada Patih Jana.

Jana merupakan amangkurat kepercayaan raja Arya Saloka yang masih mengabdi dan taat kepada tirah raja Arya Saloka.

Jana menjawab bijak, “Penghormatan harus diraih, bukan diberikan begitu saja.”
Kata-kata Jana membangkitkan semangat Arya Saloka.

Ia mulai mengambil alih kendali, mendekati pejabat yang merasa tersisih, dan menunjukkan kapasitas kepemimpinannya.

Ketegangan memuncak ketika Mahendra merencanakan pembangunan keraton di pertengahan wilayah kerajaan, tanpa konsultasi dengan Arya Saloka. Merasa otoritasnya dilanggar, Arya Saloka menghadapi Mahendra di hadapan para pembesar.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • SE Gubernur Jabar Terbit, Sawit di Lahan HGU Cihea Jadi Sorotan

    SE Gubernur Jabar Terbit, Sawit di Lahan HGU Cihea Jadi Sorotan

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Najib/Redaksi
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Perkebunan kelapa sawit di lahan HGU Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, kembali disorot setelah Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK melarang penanaman sawit di Jawa Barat, meski tanaman itu sudah lebih dulu berdiri sejak 2012. Sawit di Cihea bukan cerita baru, tanaman ini sudah tumbuh lebih dari satu dekade di […]

  • Pemindahan Pedagang Bomero Buntu, Pemkab Cianjur Dinilai Gagal Kelola Pasar Induk

    Pemindahan Pedagang Bomero Buntu, Pemkab Cianjur Dinilai Gagal Kelola Pasar Induk

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Koalisi mahasiswa dan pedagang Bomero menilai Pemkab Cianjur gagal menuntaskan pemindahan pedagang ke Pasar Induk Cianjur. Masalah pengelolaan pasar masih menjadi hambatan utama. Koalisi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan pedagang Bomero menilai kebijakan pemindahan belum berpihak pada pedagang kecil. Mereka menilai pengelolaan Pasar Induk Cianjur memaksa pedagang kecil […]

  • Cianjur Terima Hibah Mobil Damkar Bekas dari DKI, Kasatpol PP Berharap Tak Pernah Digunakan

    Cianjur Terima Hibah Mobil Damkar Bekas dari DKI, Kasatpol PP Berharap Tak Pernah Digunakan

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Najib
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur menerima satu unit mobil pemadam kebakaran bekas berkapasitas besar hasil hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kendaraan operasional senilai sekitar Rp1,4 miliar itu diserahkan secara simbolis di Kantor Bupati Cianjur, Senin, 29 Desember 2025. Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, mengatakan hibah tersebut merupakan hasil pengajuan yang dilakukan beberapa bulan lalu […]

  • HMI Cianjur Kecam Brutalitas Satpol PP di Pasar Bomero: “Rakyat Bukan Musuh Pemerintah”

    HMI Cianjur Kecam Brutalitas Satpol PP di Pasar Bomero: “Rakyat Bukan Musuh Pemerintah”

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur mengecam keras tindakan represif oknum Satpol PP Kabupaten Cianjur saat penggusuran Pasar Bomero, Selasa, 11 November 2025. Insiden itu menyebabkan tujuh warga luka-luka, satu di antaranya mengalami luka serius di kepala. Ketua Umum HMI Cabang Cianjur, Ridha Nestu Adidarma, menilai tindakan kekerasan aparat sebagai bentuk kegagalan moral […]

  • SPBU di Tanggeung Terbakar Hebat, 4 Orang Luka Bakar

    SPBU di Tanggeung Terbakar Hebat, 4 Orang Luka Bakar

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Cianjur.ruangpojok.com – Kebakaran melanda SPBU 34.432.28, di Kampung Sukalaksana, RT 003/RW 004, Desa Tanggeung, Kecamatan Tanggeung, Rabu, 15 Januari 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu percikan api dari kabel mesin penguras saat membersihkan tabung penampungan bensin dan solar. Akibatnya, empat petugas SPBU, yakni Saprizal (55), Amirudin (37), Adit (36), dan Daeng (55), mengalami […]

  • NasDem Tolak Putusan MK Pisahkan Pemilu dan Pilkada 2029: “Melanggar Konstitusi!”

    NasDem Tolak Putusan MK Pisahkan Pemilu dan Pilkada 2029: “Melanggar Konstitusi!”

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Partai NasDem menentang Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang memisahkan pelaksanaan Pemilu Nasional dan Pilkada. Ketua DPC NasDem Kabupaten Cianjur, Onni S Sandi, menyatakan sikap tersebut merupakan arahan resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. “Putusan MK ini kami tolak. Ini bukan hanya soal teknis, tapi menyangkut legitimasi dan konstitusi. Menurut kami, keputusan […]

expand_less