Angka Anak Tak Sekolah di Cianjur Meledak Tembus 51.824, Disdikpora Lakukan Validasi Data
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sel, 23 Des 2025

Gambar Redaksi : Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur., Ruhli Solehudin
Menurut dia, rilis awal Pusat Data dan Informasi memang menunjukkan angka ATS Cianjur mendekati 50 ribu anak.
“Alhamdulillah, sampai saat ini proses validasi ulang sudah berjalan hampir 70 persen di seluruh kecamatan. Kami memvalidasi ulang data berdasarkan tiga kategori, yakni anak yang belum pernah sekolah, tidak melanjutkan sekolah, dan putus sekolah,” kata Ruhli, Senin, 22 Desember 2025.
Ia menjelaskan, pemutakhiran data dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah desa, serta sinkronisasi bersama sejumlah instansi, termasuk Kementerian Agama, DPMD, Disdukcapil, dan operator terkait.
Langkah ini diperlukan karena adanya dinamika kependudukan dan perubahan status sekolah anak.
“Kami optimistis setelah proses validasi akhir oleh Kementerian Pendidikan, angka ATS di Cianjur dapat menurun. Banyak data perlu disesuaikan karena perpindahan penduduk, anak yang sudah kembali sekolah, atau faktor lainnya,” ujarnya.
Untuk menekan ATS pada 2026, Disdikpora menyiapkan beasiswa pencegahan putus sekolah dan skema orang tua asuh yang mewajibkan kepala sekolah membina anak berisiko di sekitar satuan pendidikan.
- Penulis: Ikbal


