Tersisa Tiga Hari, Baru 22 dari 171 Dapur Program MBG Cianjur Bersertifikat SLHS
- account_circle Admin
- calendar_month Sel, 28 Okt 2025

Foto Istimewa : Kepala Dinas Kesehatan, I Made Setiawan
RUANGPOJOK.COM – Menjelang tenggat waktu tiga hari lagi, hanya 22 dari 171 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdata di Kabupaten Cianjur yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Padahal, Kementerian Kesehatan mewajibkan seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki sertifikat tersebut dalam waktu satu bulan sejak surat edaran diterbitkan.
Kewajiban itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C.I/4202/2025 tentang Percepatan Penerbitan SLHS bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Surat tersebut ditujukan kepada seluruh kepala dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota, serta kepala SPPG di Indonesia.
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, I Made Setiawan, mengatakan dari 171 dapur yang terdaftar, Beroperasi 142 dapur, baru 22 yang sudah mengantongi SLHS, sementara 130 dapur lainnya masih dalam proses.
“Yang sudah memiliki SLHS ada 22 dapur, sedangkan 130 sudah mengambil sampel air. Total ada 5.300 penjamah yang sudah dilatih,” kata Made kepada Ruangpojok.com, Senin, 27 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, proses penerbitan SLHS memerlukan pemeriksaan laboratorium dengan biaya sesuai ketentuan peraturan daerah.
“Biaya pemeriksaan ada, tapi hanya di laboratorium sesuai Perda. Tidak ada biaya tambahan lain,” ujarnya.
Made menuturkan, 22 dapur yang telah mengantongi SLHS baru saja mendapatkan sertifikatnya, berikut empat dapur yang lebih dulu lulus verifikasi.
- Penulis: Admin


