Breaking News
Beranda » Home » Diduga Dicabuli Ayah Tiri Sejak SMP, Perempuan di Cianjur Mengaku Bayinya Dibunuh

Diduga Dicabuli Ayah Tiri Sejak SMP, Perempuan di Cianjur Mengaku Bayinya Dibunuh

  • account_circle Zayu
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

RUANGPOJOK.com – Seorang perempuan asal Kabupaten Cianjur, sebut saja Bunga (21), mengaku menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan ayah tirinya sejak berusia 13 tahun.

Dugaan peristiwa tersebut disebut berlangsung selama bertahun-tahun di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Bunga menuturkan, dugaan kekerasan itu bermula setelah ibunya menikah siri dengan seorang pria berinisial IN (45). Sejak tinggal bersama, ia mengaku mengalami kekerasan seksual secara berulang, usai ibunya bekerja sebagai PMI di Timur Tengah.

Menurut Bunga, terduga pelaku menggunakan dalih ritual dan persyaratan tertentu untuk memanipulasi dirinya. Saat itu, Bunga masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

“Saya tidak berani menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Selain tidak memiliki kedekatan dengan teman-teman di lingkungan baru, pelaku juga membatasi komunikasi saya dengan keluarga di Cianjur,” kata Bunga, Senin, 2 November 2026.

Bunga mengaku mengalami dua kali kehamilan yang diduga berkaitan dengan kekerasan tersebut. Pada kehamilan pertama pada 2018, saat usia kandungannya sekitar empat bulan, terduga pelaku disebut memberikan obat-obatan untuk menggugurkan kandungannya.

“Saya mengalami dampak fisik dan tekanan psikologis setelah peristiwa tersebut. Saya juga menyimpan kesedihan karena kehilangan janin yang saya kandung,” ujarnya.

Pada 2024, Bunga kembali hamil. Kali ini, ia berusaha menyembunyikan kehamilannya karena khawatir terduga pelaku kembali memaksanya menggugurkan kandungan.

Kehamilan tersebut akhirnya diketahui ibunya menjelang persalinan pada Maret 2025. Bunga mengaku melahirkan tanpa bantuan tenaga medis.

Namun, ia menuturkan, peristiwa setelah persalinan berakhir tragis. Bunga menuduh ayah tirinya mencekik bayi yang baru dilahirkannya hingga meninggal dunia.

Ia mengaku tidak sempat melihat maupun menyusui bayinya. Peristiwa tersebut menambah penderitaan yang selama ini dirasakannya.

“Saya ingin keadilan. Ini bukan hanya menyangkut fisik dan mental, tetapi juga nyawa. Saya ingin terduga pelaku segera ditangkap dan diadili dengan hukuman yang berat,” katanya.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Zayu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
646
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
480,849
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
85,163
Pengunjung unik