13.261 SPPG Belum Lolos SPS Kedua, Terancam Ditutup BGN
- account_circle Ikbal
- calendar_month 9 jam yang lalu
- print Cetak

Gambar Istimewa : Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Sebanyak 13.261 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum memperoleh Surat Penetapan Sementara (SPS) kedua dari Badan Gizi Nasional (BGN).
BGN masih memeriksa ribuan dapur tersebut untuk menentukan kelayakan mereka melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN Sudaryono mengatakan pihaknya akan memberikan SPS kedua kepada SPPG yang memenuhi seluruh persyaratan.
Sebaliknya, BGN akan menutup dapur yang terbukti tidak mampu memenuhi persyaratan mendasar penyelenggaraan MBG.
“Kalau ada hal-hal mendasar yang tidak bisa dipenuhi, maka dengan sangat terpaksa tindakan tegas harus kami lakukan,” kata Sudaryono di Jakarta, Jum’at, 11 September 2026.
BGN sebelumnya memberikan SPS pertama kepada 27.022 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia.
Setelah melakukan validasi ulang, BGN memberikan SPS kedua kepada 13.761 SPPG.
Jumlah tersebut menunjukkan sekitar separuh SPPG penerima SPS pertama telah memenuhi hasil evaluasi BGN.
- Penulis: Ikbal













































