CSB Sentil Aktivis Pencari Viralitas, Perjuangan Cianjur Selatan Jangan Jadi Panggung Pribadi
- account_circle Zayu
- calendar_month 38 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Rekan Media) Ketua Cianjur Selatan Bergerak (CSB), Asep Sopyan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.com – Ketua Cianjur Selatan Bergerak (CSB), Asep Sopyan, mengingatkan konten kreator Muhamad Ridwan atau yang dikenal aktivis Cianjur Selatan agar menjaga integritas dan etika dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Pernyataan itu menyusul pengakuan konten kreator asal Kampung Cipamutih, Desa Kubang, Kecamatan Pasirkuda, Muhammad Ridwan, yang mengaku mendapat tekanan dan perlakuan tidak menyenangkan dari Bupati Cianjur, dr. Muhamad Wahyu Ferdian. Ridwan mengaku mengalami kejadian tersebut saat berada di RSUD Sayang Cianjur, Jumat (16/10/2026) lalu.
Asep menegaskan, setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan kritik dan mengawasi kebijakan pemerintah. Namun, penyampaian kritik harus tetap bertanggung jawab dan menghormati hak orang lain.
“Kami menghormati hak setiap warga untuk menyampaikan kritik dan mengawasi kebijakan. Namun, kritik harus disampaikan secara bertanggung jawab, berdasarkan informasi yang benar, serta tetap menghormati hak orang lain,” ungkap Asep, Senin 19 Oktober 2026.
Menurut Asep, aktivis Cianjur Selatan harus memiliki misi yang jelas dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Misi tersebut mencakup percepatan pembangunan, pemerataan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan pengawasan kebijakan pemerintah.
Aktivis yang dikenal sebagai penggagas daerah otonomi baru (DOB) Cianjur Selatan itu juga menilai gerakan sosial perlu memiliki legitimasi representasi dan arah perjuangan yang terukur.
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar