Sosiolog Soroti Mahasiswa KKN di Cianjur Digerebek Warga karena Diduga Bermesraan Sesama Jenis
- account_circle Ikbal
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Gambar Istimewa : Fenomena LGBT di Cianjur kembali menjadi sorotan setelah kasus dua mahasiswa KKN diduga bermesraan sesama jenis.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Sosiolog Cianjur, Pupu Jamilah, menilai kasus dua mahasiswa KKN yang digerebek warga mencerminkan benturan norma antara mahasiswa dan masyarakat lokal.
Peristiwa memalukan tersebut terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026 malam. Warga mengamankan keduanya setelah menduga mereka bermesraan di ruang publik.
Kejadian berlangsung di sekitar warung yang telah tutup, tidak jauh dari Kantor Dinas PUTR Cianjur. Keduanya sempat melarikan diri sebelum diamankan warga.
“Kasus ini menjadi cermin adanya benturan norma yang cukup tajam antara mahasiswa dengan masyarakat lokal,” kata Pupu, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Pupu, mahasiswa KKN membawa pola interaksi dari lingkungan kampus yang belum tentu sesuai dengan norma masyarakat setempat.
“Mahasiswa membawa pola perilaku yang belum tentu sejalan dengan norma lokal, sementara masyarakat merespons dengan mekanisme kontrol sosial yang mereka miliki,” ujarnya.
Ia menilai perilaku bermesraan di ruang publik tetap perlu mendapat perhatian karena mahasiswa harus menghormati norma kesopanan di wilayah tempat mereka menjalankan KKN.
“Perlu juga diakui, apa yang dilakukan kedua mahasiswa dengan bermesraan di tempat umum memang kurang tepat,” katanya.
Namun, Pupu meminta masyarakat menjalankan kontrol sosial secara proporsional.
Ia mengingatkan penggerebekan, penghakiman, atau tindakan yang mempermalukan seseorang dapat merendahkan martabat dan berpotensi menimbulkan persoalan hukum.
- Penulis: Ikbal













































