Breaking News
Beranda » Desa Kita » Tragedi Sang Saka Nyaris Jatuh di Parungkuda Sukabumi, DPRD Beri Bonus Ke Paskibra

Tragedi Sang Saka Nyaris Jatuh di Parungkuda Sukabumi, DPRD Beri Bonus Ke Paskibra

  • account_circle Linda
  • calendar_month 15 jam yang lalu

RUANGPOJOK.COM – Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung menegangkan.

Ketegangan terjadi saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Parungkuda menjalankan prosesi pengibaran Sang Merah Putih.

Ketika bendera hampir mencapai puncak tiang, tali pengerek tiba-tiba putus. Bendera pun terjatuh sebelum mencapai posisi sempurna.

Namun, anggota Paskibra dengan sigap menangkap bendera tersebut. Sang Merah Putih berhasil diamankan sehingga tidak sampai menyentuh tanah.

Peristiwa itu sempat membuat suasana upacara tegang. Meski demikian, Paskibra Parungkuda mampu mengendalikan keadaan dan menyelesaikan tugasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, turut memberikan apresiasi kepada para Paskibra setelah prosesi pengibaran bendera selesai.

Teddy menilai kejadian tersebut bukan merupakan kesalahan Paskibra. Menurutnya, terdapat kemungkinan faktor teknis atau nonteknis yang menyebabkan tali pengerek bendera putus.

“Saya selaku anggota DPRD Kabupaten Sukabumi mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik sekalian, juga para pengibar bendera Paskibraka Kecamatan Parungkuda,” ujar Teddy.

Ia mengatakan Paskibra telah menjalankan tugas dengan baik meskipun menghadapi situasi yang tidak terduga.

“Alhamdulillah, pada hari ini telah melakukan tugasnya dengan baik. Saya melihat ini bukan insiden, tetapi kesalahan kecil dan bukan dari Paskibra. Mungkin ada faktor lain,” katanya.

Teddy juga mengapresiasi kesiapan anggota Paskibra yang tetap sigap ketika bendera terlepas dari tali.

  • Penulis: Linda
  • Editor: Ikbal

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less