Breaking News
Beranda » Bencana Alam » Sawah di Cianjur Terendam Banjir, DTPHP Cianjur Siapkan Bantuan untuk Petani Terdampak

Sawah di Cianjur Terendam Banjir, DTPHP Cianjur Siapkan Bantuan untuk Petani Terdampak

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUANGPOJOK.COM – Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Cianjur, Dandan Hendayana, memastikan pihaknya tengah melakukan tindak lanjut terhadap sejumlah lahan sawah terdampak banjir di Kabupaten Cianjur, khususnya di Kecamatan Mande.

Hal itu disampaikan Dandan saat ditemui di kantornya, Rabu, 6 Mei 2026, menyusul laporan monitoring dampak perubahan iklim (DPI) banjir dari Satpel BPTPH Wilayah I Cianjur.

Berdasarkan laporan tersebut, banjir terjadi di Desa Ciandam, Kecamatan Mande, tepatnya di lahan milik Kelompok Tani DBC Blok Cirendeu.

Banjir yang terjadi pada Kamis malam, 30 April 2026, disebabkan hujan berintensitas tinggi yang memicu luapan Sungai Cimade hingga menggenangi area persawahan.

Akibat kejadian itu, tanaman padi varietas Inpari 32 dan lokal berusia 75 hingga 95 hari setelah tanam terdampak banjir.

Dari total luas pertanaman sekitar 10 hektare, tercatat 2,5 hektare terdampak genangan dan 0,1 hektare mengalami puso akibat tertutup pasir dan lumpur.

“Untuk jangka pendek, kami fokus dulu pada penanganan dampak langsung terhadap petani, terutama lahan yang berisiko gagal tanam maupun gagal panen,” kata Dandan.

Ia menjelaskan, untuk tanaman yang masih memungkinkan diselamatkan, petani akan diarahkan melakukan perbaikan lahan dan pengaturan air.

Sedangkan untuk lahan yang mengalami kerusakan berat atau puso, DTPHPKP akan mencoba mengusulkan bantuan kompensasi dan penggantian sarana produksi pertanian.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unggul Tipis Menurut Quick Count, BHSI Tegaskan Ada Dugaan Kecurangan di TPS

    Unggul Tipis Menurut Quick Count, BHSI Tegaskan Ada Dugaan Kecurangan di TPS

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Cianjur.ruangpojok.com – Pasangan calon (paslon) BHSI menggelar jumpa pers terkait hasil Quick Count dan menyoroti dugaan kecurangan dalam Pilkada 2024. Menurut mereka, dugaan tersebut berdampak pada selisih tipis hasil hitung cepat sementara. Dalam kegiatan tersebut, Tim BHSI memaparkan dilayar proyemtor data quick count yang menunjukkan Herman Ibang meraih 42,93 persen suara, Wahyu-Ramzi 39,77 persen, dan […]

  • Puluhan Siswa di Cugenang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis

    Puluhan Siswa di Cugenang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Sebanyak 36 siswa SD dan SMP di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, mengalami gejala diare dan mual diduga usai mengonsumsi Menu Makan Bergizi (MBG) gratis pada Kamis, 11 September 2025. Sebagian korban dilarikan ke puskesmas Cugenang untuk perawatan intensif. Temukan lebih banyak Polsek Kalapanunggal Telusuri Keberadaan Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang › 354 […]

  • DPRD Cianjur Ancam Tutup Sementara Dapur SPPG Tak Berizin, Baru 2 dari 299 Kantongi Izin PBG

    DPRD Cianjur Ancam Tutup Sementara Dapur SPPG Tak Berizin, Baru 2 dari 299 Kantongi Izin PBG

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Komisi I DPRD Cianjur menyoroti maraknya dapur SPPG tanpa izin di Kabupaten Cianjur tak memiliki izin sesuai perundang-undangan yang berlaku. Dari 299 dapur yang beroperasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), hanya dua yang memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sehingga dewan mengancam penutupan bagi yang melanggar aturan. Komisi I DPRD Cianjur, Muhammad Isnaeni […]

  • Viral Video MBG Diduga Berbelatung, Satgas Sidak Dapur SPPG Cisarandi 2; SPPG Bantah Keras

    Viral Video MBG Diduga Berbelatung, Satgas Sidak Dapur SPPG Cisarandi 2; SPPG Bantah Keras

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur SPPG Cisarandi 2 pada Kamis, 9 April 2026. Langkah ini dilakukan menyusul viralnya video makanan berbelatung di SDN Cisarandi 1, Kecamatan Warungkondang, yang beredar sejak 7 April 2026. Sidak tersebut melibatkan unsur TNI, kepolisian, serta Satgas MBG […]

  • Remaja di Cianjur Hanyut Empat Hari, Ditemukan Tewas 15 Kilometer dari Lokasi Kejadian

    Remaja di Cianjur Hanyut Empat Hari, Ditemukan Tewas 15 Kilometer dari Lokasi Kejadian

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Remaja berinisial HAR (12), warga Kampung Buluh, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongkulon, ditemukan tewas di perairan Maleber, Desa Gudang, Kamis pagi, 4 Desember 2025. Korban ditemukan 15 kilometer dari titik awal hanyut setelah empat hari hilang terseret arus Sungai Cikundul. Temukan lebih banyak Polsek Kalapanunggal Telusuri Keberadaan Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang › 354 […]

  • Roti Berjamur Ditemukan di Paket MBG Cianjur, SPPG Sebut Human Error dan Langsung Ganti

    Roti Berjamur Ditemukan di Paket MBG Cianjur, SPPG Sebut Human Error dan Langsung Ganti

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Satu bungkus roti berjamur ditemukan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di SDN Bukit Mulya, Kecamatan Cianjur, Kamis, 16 Oktober 2025. Penyedia program, SPPG, membenarkan adanya temuan tersebut dan menyebut insiden itu sebagai kesalahan manusia (human error) dan mengklaim roti telah langsung diganti. Guru SDN Bukit Mulya, Lina Marlina, mengatakan roti […]

expand_less