Sawah di Cianjur Terendam Banjir, DTPHP Cianjur Siapkan Bantuan untuk Petani Terdampak
- account_circle Ikbal
- calendar_month 5 jam yang lalu

Gambar Redaksi : Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, (DTPHP) Kabupaten Cianjur, Dandan Hendayana.
RUANGPOJOK.COM – Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Cianjur, Dandan Hendayana, memastikan pihaknya tengah melakukan tindak lanjut terhadap sejumlah lahan sawah terdampak banjir di Kabupaten Cianjur, khususnya di Kecamatan Mande.
Hal itu disampaikan Dandan saat ditemui di kantornya, Rabu, 6 Mei 2026, menyusul laporan monitoring dampak perubahan iklim (DPI) banjir dari Satpel BPTPH Wilayah I Cianjur.
Berdasarkan laporan tersebut, banjir terjadi di Desa Ciandam, Kecamatan Mande, tepatnya di lahan milik Kelompok Tani DBC Blok Cirendeu.
Banjir yang terjadi pada Kamis malam, 30 April 2026, disebabkan hujan berintensitas tinggi yang memicu luapan Sungai Cimade hingga menggenangi area persawahan.
Akibat kejadian itu, tanaman padi varietas Inpari 32 dan lokal berusia 75 hingga 95 hari setelah tanam terdampak banjir.
Dari total luas pertanaman sekitar 10 hektare, tercatat 2,5 hektare terdampak genangan dan 0,1 hektare mengalami puso akibat tertutup pasir dan lumpur.
“Untuk jangka pendek, kami fokus dulu pada penanganan dampak langsung terhadap petani, terutama lahan yang berisiko gagal tanam maupun gagal panen,” kata Dandan.
Ia menjelaskan, untuk tanaman yang masih memungkinkan diselamatkan, petani akan diarahkan melakukan perbaikan lahan dan pengaturan air.
Sedangkan untuk lahan yang mengalami kerusakan berat atau puso, DTPHPKP akan mencoba mengusulkan bantuan kompensasi dan penggantian sarana produksi pertanian.
- Penulis: Ikbal

