32 KSPPG se-Cianjur Dikumpulkan, Tata Kelola Dapur MBG Masih Semrawut
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Redaksi : Sejumlah Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG mengikuti rapat koordinasi se-Kabupaten Cianjur di Bale Praja Pendopo Cianjur, Senin, 21/9/2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – 32 Koordinator Kecamatan (Korcam) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Cianjur mengikuti rapat koordinasi bersama Koordinator Wilayah (Korwil) untuk memperkuat tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Bale Praja Pendopo Cianjur, Senin, 21 September 2026.
Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Cianjur, Muhammad Yusuf Arifin mengatakan kegiatan tersebut membahas penguatan tata kelola, sinergitas, serta peran strategis Korcam SPPG dalam mengawal program MBG.
“Rapat koordinasi sekarang antar-Korcam SPPG se-Kabupaten Cianjur ada 32 Korcam sesuai kecamatan,” kata Yusuf saat ditemui ruangpojok.com usai kegiatan.
Menurut Yusuf, tata kelola menjadi salah satu persoalan yang masih perlu dibenahi dalam pelaksanaan MBG di Cianjur.
Karena itu, dia meminta seluruh Korcam SPPG lebih memperhatikan pengelolaan dapur SPPG di wilayah masing-masing.
“Di Cianjur ini tata kelolanya masih banyak yang perlu dibenahi. Makanya tadi saya menegaskan kepada Korcam untuk memperhatikan hal tersebut,” ujarnya.
Yusuf menyebut persoalan tersebut antara lain berkaitan dengan struktur dan penataan dapur, termasuk layout fasilitas dapur SPPG.
Pembenahan tata kelola diperlukan agar operasional dapur berjalan sesuai ketentuan dan mendukung pelaksanaan program MBG.
Selain tata kelola, IPAL pengolahan limbah dapur juga menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam pengawasan SPPG.
Yusuf mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk membahas persoalan IPAL.
“IPAL nanti akan bekerja sama juga dengan DLH. Jadi dengan pemerintah daerah secara berjenjang,” katanya.
Selain pembenahan dapur, Yusuf menekankan pentingnya fungsi Korcam SPPG sebagai ujung tombak pengawasan BGN di tingkat kecamatan.
Korcam SPPG diminta memperhatikan kepala SPPG dan seluruh dapur yang berada di wilayah tugasnya.
Menurut Yusuf, penguatan pengawasan juga membutuhkan sinergitas dengan berbagai stakeholder terkait pelaksanaan MBG.
“Sekarang kami berusaha keras koordinasi dengan stakeholder, khususnya Satgas MBG Pemerintah kabupaten cianjur,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola dan memperkuat pengawasan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Cianjur.
- Penulis: Admin














































Saat ini belum ada komentar