Viral Keributan di SPPG Kubang, Satgas MBG Cianjur Tegaskan Tak Ada Pemukulan, Hanya Miskomunikasi
- account_circle Ikbal
- calendar_month Rab, 15 Apr 2026

Gambar Istimewa: Satgas MBG bersama Koordinator Wilayah Cianjur turun langsung ke SPPG Pasirkuda untuk mengecek kisruh yang terjadi di SPPG Kubang.
Terkait isu kekerasan, Firman menegaskan bahwa hasil informasi sementara tidak menemukan adanya tindakan pemukulan dalam insiden tersebut.
Ia menilai kericuhan terjadi akibat kurangnya pemahaman terhadap prosedur operasional standar (SOP).
“Dari informasi yang kami serap, tidak ada pemukulan. Situasi kemarin lebih kepada kekisruhan akibat ketidakpahaman, baik dari masyarakat maupun petugas. Ini menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan,” jelasnya.
Meski demikian, laporan terkait insiden tersebut telah masuk ke kepolisian dan sedang diproses sesuai mekanisme hukum.
Proses mediasi pun tengah diupayakan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Informasi yang kami terima, hari ini ada pemanggilan pihak pelapor dan terlapor di Polsek Tanggeung untuk proses mediasi. Kami berharap ada solusi terbaik bagi semua pihak,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Cianjur, Sirojudin, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil mediasi sebelum menentukan langkah lanjutan.
“Kami menunggu hasil mediasi yang dijadwalkan siang ini. Setelah itu, baru kami bisa menyampaikan langkah selanjutnya,” singkatnya.
Lebih lanjut, Sirojudin mengungkapkan hingga saat ini jumlah SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Cianjur mencapai 307 unit, sedangkan total yang terdaftar sebanyak 343 unit.
Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap insiden ini menjadi bahan evaluasi bersama agar pelaksanaan program MBG sebagai program nasional dapat berjalan optimal, transparan, dan mampu meningkatkan gizi masyarakat.
- Penulis: Ikbal





















































