Breaking News
Beranda » Desa Kita » Terbukti Cemari Sungai Cibalagung, PT Prima Putra Karya di Mande Disidak Sektor 6 Citarum Harum

Terbukti Cemari Sungai Cibalagung, PT Prima Putra Karya di Mande Disidak Sektor 6 Citarum Harum

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

🌐 Bahasa

Satgas mencatat hasil pengukuran tersebut sebagai temuan awal yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat pemeriksaan berlangsung, pihak perusahaan juga tidak dapat menunjukkan dokumen pengelolaan lingkungan kepada petugas.

Pemilik PT Prima Putra Karya, Mr. QID, bersama petugas keamanan perusahaan, Ihsan, hadir saat inspeksi berlangsung.

Jhonson meminta perusahaan segera menghentikan pembuangan limbah secara langsung ke Sungai Cibalagung.

Ia memberikan waktu satu minggu kepada perusahaan untuk membangun IPAL dan outfall sesuai ketentuan.

Jhonson mengatakan Satgas Citarum Harum akan mengambil langkah lebih lanjut jika perusahaan tidak memenuhi arahan tersebut.

Ia juga meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur dan DLH Provinsi Jawa Barat menindaklanjuti temuan di lapangan.

Menurut Jhonson, pengawasan lanjutan diperlukan untuk memastikan perusahaan mengelola limbah sesuai ketentuan dan tidak kembali mencemari Sungai Cibalagung.

Temuan ini menambah perhatian terhadap kondisi Sungai Cibalagung yang berada di sekitar aktivitas industri dan permukiman warga.

Dilarang mengutip, menyalin, atau menayangkan ulang sebagian maupun seluruh isi berita ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi RuangPojok.com.
  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less
STATISTIK PENGGUNA
Aktivitas pembaca RuangPojok.com
VIEWER HARI INI
184
Aktif hari ini
TOTAL VIEWER
459,417
Total tayangan
TOTAL PENGUNJUNG
69,895
Pengunjung unik