Breaking News
Beranda » Kabupaten Cianjur » Temuan BPK RI Tahun 2025 Ungkap Persoalan Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Cianjur

Temuan BPK RI Tahun 2025 Ungkap Persoalan Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Cianjur

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu

Temuan lainnya berasal dari RSUD Pagelaran sebesar Rp631.340.218,33, RSUD Sayang Rp266.245.145,79, dan Sekretariat Daerah Rp17.401.588,92.

BPK juga mencatat masih terdapat kelebihan pembayaran yang belum ditindaklanjuti sebesar Rp1.233.160.221,65.

Temuan dengan nilai terbesar berasal dari Dinas PUTR. Dalam pemeriksaan terhadap 55 paket pekerjaan belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan, BPK menemukan kekurangan volume pekerjaan mencapai Rp3.789.782.047,72.

Temuan tersebut tersebar pada berbagai proyek rekonstruksi, rehabilitasi, dan penanganan jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur.

Jika diakumulasikan, total kekurangan volume pekerjaan yang ditemukan BPK pada sektor barang, gedung, bangunan, jalan, irigasi, dan jaringan mencapai sekitar Rp6,31 miliar.

Nilai tersebut belum termasuk denda keterlambatan maupun potensi kerugian akibat hasil pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak.

Dalam laporannya, BPK menilai kondisi tersebut terjadi karena pengawasan pelaksanaan pekerjaan belum berjalan optimal.

Pengguna anggaran dinilai belum maksimal melakukan pengendalian, sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan konsultan pengawas dinilai kurang cermat dalam memeriksa hasil pekerjaan.

Temuan dalam LHP BPK RI tersebut menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Di tengah upaya mendorong pembangunan daerah melalui berbagai proyek fisik, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan pekerjaan masih menjadi aspek yang perlu diperkuat.

Bagi masyarakat, temuan tersebut tidak hanya berkaitan dengan administrasi keuangan.

Kekurangan volume pekerjaan berpotensi mengurangi manfaat pembangunan yang seharusnya diterima publik sesuai perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan.

Karena itu, tindak lanjut atas rekomendasi BPK dalam waktu paling lambat 60 hari setelah laporan diterima akan menjadi indikator keseriusan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam memperbaiki tata kelola pengadaan barang dan jasa agar lebih transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipicu Pertengkaran Anak Kecil, Dua Orang Tua Terlibat Cekcok Berujung Tebas Wajah

    Dipicu Pertengkaran Anak Kecil, Dua Orang Tua Terlibat Cekcok Berujung Tebas Wajah

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Randhika mengungkapkan, setelah mediasi gagal, FS kembali datang ke kontrakan YM. Saat YM menanyakan maksud kedatangannya, mereka terlibat cekcok yang kemudian berujung pada penganiayaan. “FS memukul YM, lalu mengambil sebilah golok di sekitar lokasi dan mengayunkannya,” ungkap Radhika. Menurutnya, YM sempat menghindar, namun tetap terkena sabetan di dagu dan telinga kanan bagian bawah. Akibatnya, YM […]

  • HMI Cianjur Desak Evaluasi, Sebut Pemkab Gagal Awasi Dapur MBG

    HMI Cianjur Desak Evaluasi, Sebut Pemkab Gagal Awasi Dapur MBG

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Masih ada yang belum memiliki Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Air, Sertifikat Halal, maupun Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Ini berbahaya bagi keselamatan siswa,” kata Ridha, Kamis, 2 Oktober 2025. Ia menegaskan, pemerintah dan stakeholder terkait harus segera memperketat pengawasan. “Tanpa evaluasi menyeluruh, program yang seharusnya menyehatkan bisa menjadi bumerang,” ujarnya. Data pemerintah mencatat lebih dari […]

  • GMNI Bongkar Fakta Ratusan Dapur MBG Tak Bersertifikat, Menu Makanan Bahayakan Siswa

    GMNI Bongkar Fakta Ratusan Dapur MBG Tak Bersertifikat, Menu Makanan Bahayakan Siswa

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    GMNI juga mengkritik pernyataan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian yang tetap melanjutkan program MBG dengan menutup dua dapur saja. Sikap itu dianggap menunjukkan arogansi kebijakan tanpa empati terhadap para korban. “Tidak ada jaminan keamanan pangan yang jelas, tidak ada transparansi hasil investigasi, dan tidak ada evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi dapur MBG,” ucapnya. Temuan GMNI […]

  • Ketua Percasi Optimis Kepada Ketua Koni Baru Toreh Prestasi Gemilang Untuk Cianjur

    Ketua Percasi Optimis Kepada Ketua Koni Baru Toreh Prestasi Gemilang Untuk Cianjur

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Banyak bibit muda berbakat yang siap mengharumkan nama Cianjur, terutama dalam Porprov Jawa Barat nanti,” tambahnya. Ia juga berharap kolaborasi antara kepemimpinan baru KONI dan pemerintah daerah dapat mendongkrak prestasi olahraga di wilayah tersebut. Benny Rustandi, Ketua KONI Cianjur yang baru, menyatakan tekadnya untuk membawa organisasi ini meraih pencapaian lebih besar. “Saya berkomitmen untuk meningkatkan […]

  • Polres Cianjur : Penurunan Kejahatan Signifikan di 2024

    Polres Cianjur : Penurunan Kejahatan Signifikan di 2024

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Jika dibandingkan tersangka dari tahun 2023, jumlah tersangka laki-laki mengalami kenaikan dari sebelumnya berjumlah 106 sementara tahun ini 129 orang.” jelas, AKBP Rohman Yonky Dilatha. Terkait kasus narkoba, Satresnarkoba menangani 178 kasus dengan 249 tersangka (246 laki-laki, 3 perempuan). Barang bukti meliputi: Sabu: 1.514,33 gram OKT: 371.014 butir Ganja: 2.102,83 gram Psikotropika: 2.481 butir Sinte: […]

  • Reses di Desa Cibaregbeg, H. Irwan Diserbu Aspirasi Warga soal Jalan Rusak dan Irigasi

    Reses di Desa Cibaregbeg, H. Irwan Diserbu Aspirasi Warga soal Jalan Rusak dan Irigasi

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Selain jalan lingkungan, warga juga menyoroti kondisi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Cibaregbeg hingga Nyalindung, Desa Sukamaju, yang dinilai rusak parah dan menghambat aktivitas masyarakat. “Mereka tidak hanya menyampaikan aspirasi untuk kampungnya sendiri, tetapi juga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan kabupaten dari Cibaregbeg sampai Nyalindung,” ungkap Irwan. Tak hanya infrastruktur jalan, warga juga meminta […]

error: Content is protected !!
expand_less