Sinkronisasi SPPG Karangtengah Digelar, Pemerataan Penerima MBG Mengacu Peta Geospasial
- account_circle Najib
- calendar_month 17 menit yang lalu

Gambar Redaksi : Forkopimcam Karangtengah bersama pengelola SPPG mengikuti Rapat Sinkronisasi Pemerataan Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Desa Ciherang, Kecamatan Karangtengah.
Menurutnya, pelaksanaan program di Karangtengah berjalan kondusif sejak pertama kali beroperasi.
“Selama satu setengah tahun terakhir tidak ada kejadian yang membahayakan. Pelaksanaan SPPG di Karangtengah sangat kondusif,” ucapnya.
Ia menambahkan, program tersebut bermula dari satu dapur di Desa Sindanglaka sebelum berkembang menjadi 27 dapur yang tersebar di berbagai desa.
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Cianjur, Sirojudin, mengatakan pemerataan penerima manfaat dilakukan melalui pemetaan geospasial.
“Kecamatan, Koramil, dan kepolisian terlibat dalam proses pemerataan. Kami menggunakan peta geospasial sebagai dasar penentuan wilayah layanan,” katanya.
Menurut Sirojudin, pemetaan itu menyesuaikan lokasi dapur dengan sekolah atau penerima manfaat terdekat agar distribusi makanan lebih efektif.
“SPPG akan melayani sekolah yang paling dekat. Pemetaan ini menjadi acuan utama dalam distribusi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan jumlah dapur SPPG di Kabupaten Cianjur terus bertambah. Beberapa kecamatan bahkan telah memiliki puluhan dapur operasional.
Meski demikian, pemerintah daerah belum menerima arahan terkait kemungkinan penyesuaian jumlah dapur akibat kebijakan pemerataan.
“Kami masih menunggu petunjuk dari pusat. Sampai saat ini belum ada kebijakan baru mengenai hal tersebut,” kata Sirojudin.
Ia menegaskan seluruh pelaksana program di daerah akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait pengembangan dan pemerataan layanan MBG. (Najib/Redaksi)
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal

