RSUD Cianjur Gaspol Digitalisasi dan Tambah Ruang Inap, Target Tekan Penumpukan IGD 2026
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sen, 29 Des 2025

Gambar Redaksi : Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Cianjur, Yayan Sopyandi
Saat ini rumah sakit telah memenuhi sekitar enam puluh persen standar KRIS dengan maksimal empat tempat tidur dan kamar mandi.
“Ini bukan membangun gedung baru, melainkan renovasi ruang kelas III menjadi KRIS. Arben 1, Arben 2, dan Arben 3 sudah kami sesuaikan dengan aturan terbaru,” ujarnya.
Untuk mengatasi kepadatan IGD, pengelola memanfaatkan ruang administrasi menjadi tambahan ruang rawat inap mulai tahun 2026 secara bertahap terencana berkelanjutan.
“Pasien IGD idealnya tidak lebih dari enam jam. Jika lebih, seharusnya masuk rawat inap agar penanganannya lebih nyaman dan terkontrol,” jelas Yayan.
Pihak rumah sakit menilai optimalisasi layanan puskesmas penting agar pasien ringan tertangani, rujukan tepat, dan beban IGD menurun signifikan berkelanjutan.
- Penulis: Ikbal


