Ribuan Warga Padati Puncak HSN Palabuhanratu, Lima Tiket Umrah Gratis Dibagikan
- account_circle Zayu
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Ruangpojok.com) Ribuan Warga Padati Puncak HSN Palabuhanratu, Lima Tiket Umrah Gratis Dibagikan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sutopo menegaskan, peringatan Hari Santri bukan hanya milik kalangan pesantren, melainkan seluruh masyarakat. Ia juga mengingatkan kontribusi santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Santri telah berkontribusi besar terhadap kemerdekaan. Pejuang kemerdekaan kebanyakan berasal dari kalangan santri,” katanya.
Panitia turut membagikan lima paket tiket umrah sebagai hadiah utama door prize. Sutopo menyampaikan apresiasi kepada para donatur, khususnya Anggota DPR RI, H. Iman Adi Nugraha.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur. Hari ini ada door prize lima paket umrah berkat bantuan Bapak Haji Iman Adi Nugraha selaku anggota DPR RI,” ungkapnya.
Sutopo berharap peringatan HSN tahun depan dapat berlangsung lebih meriah. Ia juga mendorong para santri menguasai ilmu agama, pengetahuan umum, dan teknologi agar mampu bersaing menghadapi perkembangan zaman.
Menurutnya, santri perlu memiliki kompetensi yang luas agar dapat berkontribusi dalam pembangunan dan melahirkan generasi berkualitas.
Ketua Pelaksana HSN 2026 tingkat Kecamatan Palabuhanratu, Muhammad Fadil Muadillah, mengatakan panitia menggelar puncak kegiatan pada 24 Oktober setelah menyesuaikan jadwal berdasarkan pertimbangan para masyayikh.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta luar biasa. Walaupun pagi tadi cuaca kurang mendukung dan sempat turun hujan, kondisi kembali membaik sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik,” ujar Fadil.
Ia mengajak seluruh santri menjaga persaudaraan umat Islam sekaligus memperkuat persatuan bangsa.
“Pesan saya kepada para santri, tetap jaga ukhuwah Islamiah* dan *ukhuwah wathaniah. Kirab dengan membawa bendera Merah Putih sepanjang 100 meter ini merupakan bentuk komitmen kaum pesantren untuk menjaga persaudaraan umat Islam dan persatuan bangsa,” pungkasnya.(tfk)
- Penulis: Zayu





Saat ini belum ada komentar