Ratusan Warga Geruduk Kantor Desa Sirnagalih, Pemerintah Bekukan Bumdesa
- account_circle Nurjamil (Sindangbarang)
- calendar_month Rabu, 3 Des 2025
- print Cetak

Gambar Istimewa : Salah satu Koorlap Aksi, Ketua Aliansi Masyarakat Q-Doel, Ardy Herdiansyah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia juga mengecam adanya dugaan ketidakjelasan administrasi sejak beberapa bulan terakhir yang membuat warga kehilangan kepercayaan.
“Aliansi Masyarakat Q-Doel berdiri untuk memastikan kepentingan warga terjaga. Ketika pengelolaan dana publik tidak jelas, kami harus bersuara. Ini bukan soal menyerang individu, tetapi menuntut perbaikan sistem,” lanjutnya.

Senada dengan Andry, Koordinator aksi, Opik Reksa Nugraha, mengatakan sebagian besar pertanyaan warga tidak dapat dijawab pengelola Bumdesa.
Ia menilai pengelolaan dana dan kegiatan ketahanan pangan belum disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
“Setelah audiensi, sekitar 75 persen pertanyaan warga tidak terjawab. Sisanya pun belum jelas,” kata Opik.
Menurut dia, warga menemukan dugaan ketidakteraturan administratif sejak Agustus 2025.
“Ketika mau ada aksi baru dibuatkan laporan PAD Bumdesa. Kami ingin mengetahui kondisi administrasi yang sebenarnya,” ujarnya.
- Penulis: Nurjamil (Sindangbarang)













































