Pesantren Mobile Hadir di Cisolok, Brigadir Akka Bantu Anak Terkendala Biaya
- account_circle Robby Zayu
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(foto: Rekan Media)Polisi di Cisolok Dirikan Pesantren Mobile, Pendidikan Agama Jemput Bola ke Sekolah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Di setiap sekolah otomatis sudah ada guru PAI. Ke depannya kita perbantukan guru tersebut menjadi koordinator dari pondok pesantren kita,” katanya.
Akka menargetkan program Pesantren Mobile menjangkau puluhan sekolah di Kecamatan Cisolok. Wilayah tersebut memiliki lebih dari 40 SD, 20 SMP, dan tujuh SMA/SMK.
Akka juga memastikan lembaganya mengurus legalitas pendidikan. Izin majelis taklim sudah terbit, sedangkan izin operasional pesantren masih dalam proses.
Sebelumnya, Akka mendirikan SMK Bhayangkara di Kampung Pamugaran. Sekolah tersebut memberikan pendidikan kejuruan gratis bagi anak yatim piatu dan keluarga dhuafa.
Akka bahkan menyisihkan sebagian gajinya dan menjaminkan SK dinas untuk mendukung pendirian sekolah tersebut.
Bersama para guru, Akka juga mendatangi pelosok kampung untuk mengajak anak putus sekolah kembali mengikuti pendidikan formal.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi mengapresiasi program tersebut. Ia menilai kegiatan Akka menunjukkan kepedulian polisi terhadap persoalan masyarakat.
“Ini salah satu bukti nyata polisi bersama masyarakat. Pak Akka sudah melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” kata Benny.
Benny mengatakan, anggota kepolisian tidak hanya menjalankan penegakan hukum. Polisi juga perlu membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial.
“Niatan yang baik diawali dengan pembangunan sekolah gratis untuk masyarakat dan tidak berhenti di situ. Salah satunya dengan memberikan fasilitas pesantren,” pungkasnya.(Lda)





Saat ini belum ada komentar