Breaking News
Beranda » Home » Pengabdian Sunyi Heni, Menemani Anak ABK Meraih Kesempatan Pendidikan

Pengabdian Sunyi Heni, Menemani Anak ABK Meraih Kesempatan Pendidikan

  • account_circle Zayu
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ia pernah menjumpai anak berkebutuhan khusus yang tidur di pos ronda hingga kawasan alun-alun kota. Mereka tidak memiliki tempat belajar yang jelas karena keluarganya kesulitan menemukan sekolah.

Pemandangan itu membekas dalam ingatannya. Baginya, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa masih ada anak yang membutuhkan uluran tangan untuk memperoleh hak pendidikan.

“Kasihan. Mereka punya hak yang sama untuk belajar,” ucapnya lirih.

Perjuangan para pendidik inklusif kemudian mendapat pijakan melalui kebijakan daerah. Pada 17 September 2020, Pemerintah Kabupaten Cianjur menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 50 tentang Pendidikan Inklusif.

Aturan tersebut menjadi landasan untuk mendorong sekolah memberikan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus agar dapat mengakses pendidikan.

Namun, Heni menilai kebijakan belum cukup apabila tidak diikuti kepedulian dan kesiapan setiap sekolah.

Menurutnya, alasan keterbatasan guru pendamping dan ketidakpahaman metode pembelajaran masih menjadi tantangan dalam penerapan pendidikan inklusif.

“Masalahnya sering bukan aturan, tapi hati. Alasan klasiknya tidak ada guru pendamping atau tidak paham cara mengajar. Padahal pelatihan ada,” tegasnya.

Di SDN Bojongherang, upaya tersebut terus berjalan berkat dukungan kepala sekolah, Dinas Pendidikan, serta keterlibatan orang tua.

Pendaftaran peserta didik berkebutuhan khusus untuk tahun ajaran 2027 pun mulai dibuka. Heni berharap semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar tanpa harus merasa berbeda atau tersisih.

Baginya, perkembangan anak tidak selalu harus ditunjukkan melalui pencapaian besar. Ada kebahagiaan ketika anak yang sebelumnya kesulitan berkomunikasi mulai mampu menyebut huruf.

Ada pula rasa haru ketika anak yang semula menutup diri mulai berani menatap orang lain dan tersenyum.

“Lihat wajah mereka saat masuk sekolah, semangatnya luar biasa. Itu kebahagiaan yang tak bisa ditukar apa pun,” katanya.

Selama belasan tahun, Heni memilih tetap berada di ruang pengabdian yang tidak selalu mendapat sorotan. Ia menjalani pekerjaannya dengan kesabaran, meski keterbatasan fasilitas dan tantangan pendidikan inklusif masih harus dihadapi.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Saya hanya bekerja dengan hati,” ungkapnya.

Pada peringatan Hari Ibu, kisah Heni menjadi gambaran ketulusan seorang perempuan yang memilih memperjuangkan hak anak-anak yang kerap luput dari perhatian.

Ia mungkin bukan ibu bagi semua anak yang didampinginya. Namun, melalui kesabaran dan kepeduliannya, Heni menghadirkan kehangatan seorang ibu di ruang-ruang kelas.

Sebab, bagi anak-anak berkebutuhan khusus, kesempatan untuk diterima, belajar, dan tumbuh bersama teman-temannya merupakan harapan yang sangat berarti.(rz)

  • Penulis: Zayu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gema Tunas V Jabar Digelar di Cianjur, Fokus Bentuk Karakter

    Gema Tunas V Jabar Digelar di Cianjur, Fokus Bentuk Karakter

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Melalui kegiatan tersebut, peserta mengembangkan kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan. Deni menjelaskan, Forum Komunikasi PKBM Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Gema Tunas V dan mempercayakan Kabupaten Cianjur sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan tersebut memperluas proses pembelajaran warga belajar pendidikan nonformal melalui pengalaman langsung di luar ruang kelas. “Pendidikan tidak hanya berorientasi […]

  • Rahasia Besar di Balik Kibaran Merah Putih, 67 Polisi Cianjur Gerek Sang Saka Sehari Sebelum Proklamasi

    Rahasia Besar di Balik Kibaran Merah Putih, 67 Polisi Cianjur Gerek Sang Saka Sehari Sebelum Proklamasi

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Sejarawan Cianjur Hendi Jo mengatakan kisah tersebut merupakan fakta sejarah yang mencengangkan. Menurut dia, peristiwa pengibaran Merah Putih oleh polisi Cianjur belum tercatat dalam sejarah besar Kepolisian Republik Indonesia. “Saya menemukan di pusat sejarah di Polri, di Mabes juga belum ada itu tentang soal polisi Cianjur ini,” kata Hendi. Hendi mendorong Polres Cianjur menyerahkan data […]

  • Satpol PP Cianjur Telusuri Legalitas Reklame Minuman Keras di Signature

    Satpol PP Cianjur Telusuri Legalitas Reklame Minuman Keras di Signature

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Zayu
    • 0Komentar

    Sementara itu, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur, Dendy Kristanto, S.STP., menegaskan bahwa penanganan reklame tersebut menjadi kewenangan Satpol PP apabila berkaitan dengan dugaan pelanggaran perda. Menurut Dendy, perda di Cianjur mengatur larangan minuman keras. Karena itu, ia mempertanyakan keberadaan iklan produk tersebut di wilayah Cianjur. “Penjualan miras saja tidak boleh, bagaimana iklannya?” ujar […]

  • Mobil SPPG Bojongpetir Tanggeung Digunakan Belanja Bahan Pangan di Pasar, BGN Ancam Suspend

    Mobil SPPG Bojongpetir Tanggeung Digunakan Belanja Bahan Pangan di Pasar, BGN Ancam Suspend

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengingatkan seluruh kepala SPPG agar tidak memakai mobil operasional untuk berbelanja. Ia menyampaikan peringatan itu dalam rapat koordinasi bersama ratusan pengelola dapur MBG di Solo, 24 Februari 2026. “Mobil Operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan Posyandu, jangan dipakai untuk […]

  • Pemuda meninggal terpeleset saat mancing di waduk cirata

    Pemuda meninggal terpeleset saat mancing di waduk cirata

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Asep menuturkan bahwa tenggelam akibat terpeleset masuk kedalam Air. “Menurut saksi, korban tiba-tiba terpeleset, dan jatuh ke air, korban tidak muncul kepermukaan, sehingga membuat saksi histeris, pada akhirnya warga berdatangan,” Ujarnya. Asep mengatakan korban meninggal akhirnya bisa ditemukan pukul 19.45 WIB, oleh tim Sar Gabungan, jenazahnya kini dibawa keluarga ke rumah duka. “Korban baru bisa […]

  • Kang Onnie Soroti Keluhan Perubahan Desil Bansos di Cianjur

    Kang Onnie Soroti Keluhan Perubahan Desil Bansos di Cianjur

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah. Sementara itu, desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi. Pemutakhiran data dapat mengubah peringkat kesejahteraan keluarga. Namun, pemerintah perlu memeriksa setiap keberatan dengan membandingkan data administrasi dan kondisi faktual warga. Onnie mengatakan akan meminta Fraksi NasDem […]

expand_less