Breaking News
Beranda » Desa Kita » Pemuda Jatisari Gantung Diri Diduga Depresi, Keluarga Tolak Autopsi

Pemuda Jatisari Gantung Diri Diduga Depresi, Keluarga Tolak Autopsi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 25 Apr 2025

“Keluarga dan tetangga menduga korban mengalami depresi. Sebelumnya, korban juga sempat menunjukkan tanda-tanda seperti melamun dan menarik diri,” ujarnya.

Selanjutnya, Tim medis Polres Cianjur, didampingi dr. Tita dari Puskesmas Cikondang, langsung memeriksa jasad korban usai menurunkannya, sementara aparat kepolisian dan TNI menyaksikan.

“Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Tanda-tanda kematian seperti lidah menjulur, anus keluar, dan keluarnya sperma menunjukkan bahwa korban meninggal karena gantung diri,” tambah Asep.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keluarga menolak autopsi di RSUD Cianjur. Keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai takdir.

“Keluarga menolak autopsi dan menyatakan ikhlas menerima peristiwa ini sebagai musibah,” pungkasnya. (RZ)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Ustadz Diduga Lecehkan Puluhan Santriawati di Kota Santri

    Oknum Ustadz Diduga Lecehkan Puluhan Santriawati di Kota Santri

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Modus yang digunakan AMJ, lanjut Kokom, selalu serupa yakni berpura-pura mengajarkan ilmu agama atau melakukan pengobatan. “Dia bilang mau mengobati, mentransfer ilmu, atau membuka aura. Alasan itu digunakan untuk menutupi aksi pelecehan yang sebenarnya,” tambahnya. Hingga kini, menurut informasi yang diterima, AMJ masih melakukan aksinya. Para korban pun mendesak agar kasus ini segera diproses secara […]

  • PWI dan IJTI Cianjur Murka, Kecam Kekerasan “Biadab” ke Wartawan di Serang

    PWI dan IJTI Cianjur Murka, Kecam Kekerasan “Biadab” ke Wartawan di Serang

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ikhsan juga menegaskan bahwa jika kasus ini tidak ditangani secara serius, PWI Cianjur siap melakukan aksi lanjutan. Ia menuntut perhatian serius dari pemerintah pusat agar insiden serupa tidak terulang. “Kami meminta Presiden Prabowo Subianto agar peristiwa ini benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada lagi kekerasan. Kalau dibiarkan, bukan tidak mungkin suatu saat wartawan bisa dibunuh,” tambahnya. […]

  • Bagong Mogok Lanjut Salurkan Bantuan Korban Pergeseran Tanah di Kadupandak

    Bagong Mogok Lanjut Salurkan Bantuan Korban Pergeseran Tanah di Kadupandak

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Cianjur.ruangpojok.com – Tidak hanya Takokak yang terdampak sebelumnya, kini ratusan warga di Kadupandak pun terpaksa mengungsi akibat rumah mereka rusak dan terancam bahaya karna Pergeseran tanah di dua desa yaitu Desa Sukaraja dan Desa Wargasari. Sebagai bentuk kepedulian, komunitas Bagong Mogok dari Takokak bergerak menuju Desa Wargasari untuk memberikan bantuan lanjutan kepada para korban berupa […]

  • Papan Reklame Miras Muncul di Wilayah Cipanas, Bapenda Tegaskan Tak Ada Pajak Masuk

    Papan Reklame Miras Muncul di Wilayah Cipanas, Bapenda Tegaskan Tak Ada Pajak Masuk

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    Menurutnya, larangan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 12 Tahun 2013 tentang Larangan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Kebijakan ini sekaligus menegaskan identitas Kabupaten Cianjur sebagai daerah dengan julukan Kota Santri yang menjunjung tinggi nilai religius dan ketertiban sosial. Menurut Samudra, kewenangan Bapenda terbatas pada pemungutan pajak sesuai regulasi yang berlaku. Sementara penertiban […]

  • Onnie S Sandi Bersilaturahmi ke Kasepuhan di Pesantren Gelar

    Onnie S Sandi Bersilaturahmi ke Kasepuhan di Pesantren Gelar

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Onnie menyesalkan masih adanya pihak yang menilai pesantren secara negatif hanya berdasarkan pemberitaan di televisi. Menurutnya, pandangan tersebut muncul karena kurangnya pemahaman dan belum adanya interaksi langsung dengan kehidupan di pesantren. “Kalau kita datang langsung, suasananya adem di hati. Kita bisa melihat bagaimana para santri berjuang menuntut ilmu dan berbakti kepada bangsa,” katanya. Ia berharap […]

  • Janda Tua Hidup Di Gubuk Reyot Kota Cianjur, Terancam Kehilangan Rumah

    Janda Tua Hidup Di Gubuk Reyot Kota Cianjur, Terancam Kehilangan Rumah

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    “Saudaranya sempat menawarkan rumah itu kepada Suryati, tapi ia tak punya uang sebanyak itu,” kata Ami melalui sambungan Whatsapp, Minggu, 10 Agustus 2025. Pemilik rumah sendiri berada dalam dilema. Jika tidak dijual, ia kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Namun, jika dijual ke orang lain, Suryati akan kehilangan satu-satunya tempat berteduh. Ami berharap pemerintah Kabupaten Cianjur dan […]

expand_less