Kasus HIV/AIDS di Cianjur Meningkat, DPRD dan MUI Soroti Perilaku Seks Bebas dan LGBT
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 17 Jan 2025

“Ini tanggung jawab kita bersama agar Cianjur, yang dijuluki kota santri, terbebas dari penyebaran HIV/AIDS,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua MUI Cianjur KH R. Abdul Ra’uf menyampaikan keprihatinannya atas situasi ini, terutama karena banyak pengidap HIV/AIDS berasal dari komunitas LGBT. Persoalan ini sudah menjadi bahan diskusi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Pendidikan adalah solusi utama untuk mengatasi perilaku menyimpang ini. Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak agar memahami mana yang benar dan salah,” ungkap Abdul Ra’uf.
Menurutnya, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam memberikan pendidikan agama dan moral.
“Tanpa keterlibatan keluarga, perilaku anak sulit dikendalikan. Pendidikan agama harus menjadi prioritas utama,” lanjutnya.
Sapaan Aang Ra’uf mengatakan, MUI Cianjur juga rutin melakukan sosialisasi di berbagai kecamatan untuk memberikan pemahaman agama kepada remaja. Meski dikenal sebagai kota santri, perubahan zaman tetap menjadi tantangan besar bagi masyarakat.
“Ulama terus berupaya membentengi masyarakat dari pengaruh negatif perubahan zaman, terutama yang menunjukkan tanda-tanda akhir zaman,” tutupnya.
- Penulis: Admin





















































