HUT ke-174 Kebun Raya Cibodas, Revitalisasi Taman Lumut Terbesar dan Penanaman Pohon Langka Jadi Sorotan
- account_circle Najib
- calendar_month 2 jam yang lalu

Gambar Redaksi: Perayaan HUT ke-174 Kebun Raya Cibodas ditandai dengan peresmian revitalisasi Taman Lumut terbesar di Indonesia serta penanaman dua pohon langka asal hutan Jawa Sumatra.
RUANGPOJOK.COM – Kebun Raya Cibodas genap berusia 174 tahun pada Senin 13 April 2026.
Dalam perayaan tersebut, pengelola meresmikan revitalisasi Taman Lumut terbesar di Indonesia serta menanam dua pohon langka asli hutan Jawa-Sumatra sebagai langkah konkret konservasi dan edukasi.

Revitalisasi Taman Lumut menjadi fokus utama karena kawasan seluas 1.500 meter persegi itu kini tampil lebih representatif dan ilmiah.
Taman yang pertama kali dibangun pada 2006 ini mewakili tiga kelas lumut, yakni lumut hati, tanduk, dan daun.
Selain itu, hasil kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan PT Mitra Natura Raya (MNR) berhasil mengidentifikasi 35 jenis lumut, sebagian berasal dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
“Revitalisasi ini bukan hanya soal estetika. Kami menambah bebatuan penyerap kelembapan dan tanaman paku akuatik seperti Taxiphyllum barbieri serta Riccia fluitans,” kata Managing Director PT MNR, Marga Anggrianto.
Ia menegaskan bahwa penambahan material batu berfungsi menjaga kelembapan mikrohabitat, sementara tanaman aquascape memperkuat nilai edukasi evolusi tumbuhan.
Selain itu, Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN, Dr. Sasa Sofyan Munawar, menekankan pentingnya fungsi edukasi taman tersebut bagi generasi muda.
“Kami ingin pengunjung, terutama anak muda, paham bahwa lumut bukan sekadar gulma. Ia penanda ekosistem yang sehat,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengakui tantangan besar karena dari total 12.945 spesimen koleksi, sebagian besar berasal dari hutan alam yang kini populasinya terus menurun.
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal





















































