Dendam Anak Gadis Diduga Picu Kebakaran Hebat, Empat Rumah di BTN Joglo Cianjur Hangus
- account_circle Ikbal
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Redaksi : Petugas Damkar Cianjur berjibaku memadamkan kobaran api di salah satu rumah yang terbakar di kawasan BTN Joglo, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Senin, 28/9/2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bangunan itu juga digunakan untuk menyimpan barang bekas yang dikumpulkan sang ayah.
Tumpukan barang rongsokan tersebut ikut terbakar dan membuat api cepat membesar.
Setelah kejadian, gadis yang diduga terlibat dalam pembakaran dibawa polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Tim gabungan Damkar, Polres Cianjur, PMI, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta masyarakat kemudian melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain.

Humas Damkar Kabupaten Cianjur, Reki, mengatakan petugas Pos 1 Damkar mengerahkan dua unit kendaraan setelah menerima laporan pada pukul 16.26 WIB.
Pemadaman juga dibantu satu unit kendaraan Polres Cianjur dan dua unit dari BPKM.
“Laporan kami terima sekitar pukul 16.26 WIB. Kami langsung menuju lokasi di Jalan Dipawangi, tepatnya di BTN Joglo,” kata Reki.
Menurut Reki, hasil pengecekan menunjukkan titik api berada di rumah bagian belakang.
Informasi awal yang diterima petugas sebelumnya menyebutkan api berasal dari bagian depan.
“Setelah dikonfirmasi, titik api pertama ternyata berada di rumah bagian belakang,” ujarnya.
Akses jalan yang sempit menjadi salah satu kendala petugas. Personel kemudian dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pemadaman dari sisi depan dan belakang.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang dapat memicu kebakaran susulan.
Selain empat rumah, dua sepeda motor yang berada di rumah bagian depan turut terbakar. Dua rumah di sekitar lokasi juga terdampak, tetapi kerusakannya tidak parah.
Reki mengatakan penyebab kebakaran, termasuk dugaan unsur kesengajaan, masih ditangani kepolisian.
“Kalau dugaan unsur kesengajaan, masih dalam penyelidikan. Nanti dari pihak kepolisian yang bisa menjelaskan,” pungkas dia.
- Penulis: Ikbal















































Saat ini belum ada komentar