BGN Larang Bundling Porsi MBG, SPPG di Cianjur Tetap Rapel Tiga Hari
- account_circle Ikbal
- calendar_month Rab, 4 Mar 2026

Gambar Istimewa : Paket porsi MBG yang dibundling untuk tiga hari di kecamatan pagelaran
Namun fakta di lapangan menunjukkan praktik berbeda.
Hampir seluruh SPPG di Cianjur tetap menerapkan pola bundling sejak awal masuk sekolah hingga kini.
SPPI Pangadegan, Kecamatan Pagelaran, Dewi Anggraeni, mengakui seluruh SPPG di wilayahnya sepakat merapel porsi makanan. Ia berdalih kebijakan itu mengacu pada arahan BGN sebelumnya.
“Semua SPPG di Kecamatan Pagelaran minggu kemarin sepakat dirapel. Arahan harian baru kami terima Selasa pagi, 3 Maret 2026. Informasi terakhir saat zoom minggu lalu, boleh rapel maksimal tiga hari,” kata Dewi.
Ia menyebut BGN sebelumnya membolehkan dua skema distribusi, yakni harian atau rapel maksimal tiga hari. Namun, hasil pertemuan daring terbaru mengubah kebijakan tersebut.
“Zoom tadi siang menegaskan selama sekolah tidak libur, pengiriman harus harian. Tidak boleh bundling lagi,” ujarnya.
Perbedaan pernyataan ini menimbulkan tanda tanya besar.
Di satu sisi, BGN menyatakan tidak pernah membenarkan bundling saat hari sekolah aktif.
Di sisi lain, SPPG di Cianjur mengaku menerima izin rapel hingga tiga hari melalui forum resmi.
Situasi ini memperlihatkan lemahnya koordinasi dan berpotensi memicu ketidakseragaman pelaksanaan program MBG di daerah.
Jika BGN tidak segera memperjelas dan menyatukan instruksi secara tertulis ke seluruh daerah, polemik distribusi MBG di Cianjur berpotensi terus berulang dan memperlebar celah dugaan pelanggaran dalam program yang menyasar penerima manfaat tersebut.
- Penulis: Ikbal


