Bentuk Nyata Kerukunan Beragama di Cianjur, Gereja Katolik St. Petrus Buka Ruang untuk Jemaat GBI Nehemia
- account_circle Ikbal
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Gambar Istimewa : Suasana jemaat GBI Nehemia saat melaksanakan ibadah di Gedung Fransiskus Clara, kompleks Gereja Katolik St. Petrus Cianjur, pascakebakaran gereja.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bantuan itu membuat jemaat tetap dapat menjalankan kegiatan peribadatan sembari menunggu proses perbaikan tempat ibadah mereka selesai.
Ketua Pemuda Katolik Cianjur, Andreas Sihaloho, mengapresiasi sikap Gereja Katolik St. Petrus.
Menurut Andreas, penggunaan fasilitas ibadah secara bersama menunjukkan praktik toleransi yang dapat menjadi contoh bagi masyarakat.
“Semoga apa yang terjadi di Cianjur ini menjadi contoh bagi jemaat lainnya. Kerukunan harus menjadi kekuatan bersama dalam kehidupan umat beragama,” kata Andreas.
Ia berharap solidaritas tersebut terus berkembang dalam kehidupan masyarakat dan memperkuat hubungan antar umat beragama.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi masyarakat untuk memberikan dukungan ketika kelompok lain menghadapi musibah.
Kerukunan akhirnya tidak hanya hadir dalam ucapan, tetapi juga melalui tindakan yang memberikan manfaat langsung bagi sesama.
- Penulis: Ikbal













































