Balita di Cianjur Meninggal Diduga Karena MBG, Orang Tua Berikan Klarifikasi
- account_circle Ikbal
- calendar_month 4 jam yang lalu

Gambar Istimewa: Orang tua balita MAB (2) memberikan klarifikasi terkait penyebab kematian anaknya.
Sebelumnya, kasus kematian balita ini sempat menjadi perhatian publik karena terjadi berbarengan dengan isu dugaan keracunan MBG di Kecamatan Leles.
Dari kronologi medis, korban awalnya mengalami mual, muntah, dan diare, lalu dibawa ke Puskesmas Leles pada Sabtu, 18 April 2026.
Kepala Puskesmas Leles, Tedi Nugraha, mengatakan pasien sempat mendapat penanganan dan kondisinya membaik sebelum diperbolehkan pulang.
Namun beberapa hari kemudian kondisi korban kembali menurun. Pada Rabu, 22 April 2026, pasien dibawa kembali ke puskesmas dalam kondisi lemas dan kehilangan nafsu makan, kemudian dirujuk ke RSUD Pagelaran.
Kabid Medik RSUD Pagelaran, dr. Willy, menjelaskan pasien tiba di IGD pada Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 16.30 WIB dalam kondisi kritis, dengan penurunan kesadaran dan pembengkakan pada tubuh.
“Pasien langsung kami tangani secara intensif. Diagnosisnya syok septik akibat infeksi berat, diperparah riwayat diare sebelumnya,” ujarnya.
Meski telah mendapatkan penanganan maksimal, nyawa balita tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 24 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB.
- Penulis: Ikbal





















































