Akibat Jantungan, Nanik Mundur Dari Kepala BGN
- account_circle Ikbal
- calendar_month 6 menit yang lalu

Gambar Istimewa : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah kesempatan.
” Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya kalau mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang uang,” ujarnya.
Dalam pernyataannya, Nanik memastikan tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Ia juga menyatakan akan terus mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nanik membantah anggapan yang mengaitkan MBG dengan kepentingan politik Pemilu 2029. Menurutnya, sasaran utama program tersebut adalah balita dan anak sekolah.
“Mayoritas penerima manfaat saat ini balita hingga siswa SD. Mereka belum memiliki hak pilih pada Pemilu 2029,” tulisnya.
Ia menilai MBG merupakan program intervensi gizi untuk menciptakan generasi sehat. Program itu juga dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Nanik mencontohkan petani, peternak, dan pedagang mengeluhkan penurunan permintaan saat MBG berhenti selama libur sekolah. Kondisi itu membuat harga hasil panen ikut turun.
Sebelum mengundurkan diri, Nanik mengaku telah melakukan reformasi di tubuh BGN. Ia mengganti lima pejabat eselon I dari Kementerian Kesehatan, Kemendikdasmen, Kementerian Keuangan, BPKP, dan Kejaksaan.
BGN juga membentuk 11 tim reformasi. Tim tersebut mengevaluasi ketepatan sasaran penerima manfaat, operasional 27.877 SPPG, pelaksanaan MBG di wilayah 3T, hingga efisiensi program.
Nanik berharap penggantinya melanjutkan pembenahan yang telah dimulai. Ia mengaku tetap siap memberikan masukan demi menjaga tata kelola BGN.
Kini, Nanik memilih fokus memulihkan kesehatannya. Ia mengaku keluarganya memintanya memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, dan mengurangi stres selama menjalani pengobatan.
- Penulis: Ikbal

