Ada intervensi Menjelang Pemilihan Ketua PGRI Cianjur 2025, Ini Penjelasan Koordik
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 16 Mei 2025

Foti : Audiensi PGRI Cianjur bersama Bupati Cianjur Muhamad Wahyu Ferdian beberapa waktu lalu.
RUANGPOJOK.COM – Pemilihan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cianjur yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2025 mulai menimbulkan polemik.
Sejumlah pengurus mengungkapkan kekhawatiran atas dugaan intervensi yang memengaruhi proses demokratis pemilihan.
Sejumlah anggota PGRI melaporkan adanya tekanan dari koordinator wilayah pendidikan (Kordik) yang mendorong mereka mendukung kandidat tertentu. Tekanan ini, menurut mereka, memicu keresahan di kalangan pengurus organisasi.
Seorang anggota PGRI yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan adanya dugaan pengkondisian oleh kordik untuk memilih salah satu kandidat dalam pemilihan calon ketua PGRI mendatang.
“salah satu kordik meminta kami mendukung salah satu kandidat. Jika tidak menurut, kami diancam akan dipindahkan. Padahal, pemilihan ketua PGRI tidak ada kaitannya dengan Kordik,” ungkapnya pada Rabu, 15 Mei 2025.
Ia juga menyoroti dugaan keterlibatan ketua PGRI yang kini sedang menjabat dalam memberikan tekanan yang sama.
“Ada penekanan dari ketua PGRI harus membuat pernyataan mendukung salah satu kandidat,” tambahnya.
Pernyataan ini bertolak belakang dengan sikap Bupati Cianjur, Muhamad Wahyu Ferdian, yang sebelumnya menegaskan bahwa proses pemilihan Ketua PGRI harus bebas dari intervensi.
- Penulis: Admin

























