Ancaman Hama Intai Petani Cianjur, Dinas TPHP Siapkan Langkah Antisipasi dan Bantuan Pestisida
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sab, 24 Jan 2026

Gambar ilustrasi : gambaran hama menyerang petani cianjur
RUANGPOJOK.COM – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Cianjur mengingatkan petani agar waspada terhadap potensi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) padi sawah pada musim tanam Oktober 2025 hingga Maret 2026.
Sejumlah hama dan penyakit diprediksi meningkat akibat kombinasi cuaca panas dan kelembapan tinggi.
Kepala Bidang Dinas TPHP Cianjur, Dadan, mengatakan ancaman utama yang perlu diantisipasi adalah Wereng Batang Coklat (WBC), meski hingga kini belum ditemukan gejala serangan berat di lapangan.
“Populasi WBC sudah mulai terdeteksi. Dengan kondisi cuaca panas disertai hujan, potensi peningkatannya cukup tinggi,” ujar Dadan, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurutnya, wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Cilaku, Cibeber, Warungkondang, Sukaluyu, Ciranjang, Mande, Cikalongkulon, Cugenang, Bojongpicung, Kadupandak, Cijati, Takokak, Leles, dan Naringgul.
Selain WBC, Dadan menyebut penyakit blas dan hawar daun bakteri (BLB) berpotensi muncul di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur.
Penyakit tungro diprediksi lebih sering terjadi di wilayah utara, sementara kerdil rumput, penggerek batang, dan serangan tikus berisiko muncul di hampir semua kecamatan.
- Penulis: Ikbal





















































