Pemblokiran Rekening Bank Mandiri Disorot, Komisi III DPRD Jabar Minta Penjelasan Terbuka
- account_circle Ikbal
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Redaksi : Anggota Komisi III DPRD Jabar Fraksi Nasdem, Onnie S Sandi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Onnie S Sandi, meminta Bank Mandiri menjelaskan polemik pemblokiran rekening nasabah secara terbuka.

Polemik itu mencuat setelah rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, disebut mengalami pemblokiran.
Isu tersebut kemudian memicu reaksi warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaku memindahkan tabungan dan rekening payroll mereka ke bank lain.
Warganet juga menyebarkan unggahan yang memperlihatkan aksi pemotongan kartu ATM Bank Mandiri sebagai bentuk kekecewaan.
Onnie sapaan akrab Kang Onnie menilai pemblokiran rekening tanpa pemberitahuan dapat menjadi preseden buruk bagi industri perbankan.
Menurut dia, bank harus memastikan setiap pemblokiran rekening memiliki dasar hukum dan mengikuti kewenangan yang berlaku.
โKalau APH meminta kepada bank, itu bisa dilakukan. Tapi kalau tidak ada permintaan dari APH, tidak boleh,โ ujar Kang Onnie, Rabu, 26 Agustus 2026.
Ia mengatakan aparat penegak hukum (APH) dapat meminta bank memblokir rekening sesuai ketentuan yang berlaku.
- Penulis: Ikbal





Saat ini belum ada komentar