Breaking News
Beranda » Kabupaten Cianjur » Temuan BPK RI Tahun 2025 Ungkap Persoalan Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Cianjur

Temuan BPK RI Tahun 2025 Ungkap Persoalan Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Cianjur

  • account_circle Admin
  • calendar_month 17 jam yang lalu

RUANGPOJOK.COM – Tata kelola pengadaan barang dan jasa masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menunjukkan masih adanya berbagai persoalan dalam pelaksanaan proyek tahun anggaran 2025, mulai dari kekurangan volume pekerjaan, kelebihan pembayaran, hingga denda keterlambatan yang belum dipungut.

Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan atas Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2025 pada Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Instansi Terkait Lainnya Nomor 16/T/LHP/DJPKN-V.BDG/PPD.03/02/2026 tertanggal 11 Februari 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, BPK menyimpulkan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur belum sepenuhnya sesuai ketentuan.

Pemeriksaan menemukan kekurangan volume pekerjaan pada sejumlah paket proyek yang tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Pada belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat, BPK menemukan kekurangan volume pekerjaan pada 37 paket pekerjaan di tiga OPD dengan nilai mencapai Rp807.838.252,37.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mencatat nilai temuan terbesar, yakni Rp614.477.926,42 dari 35 paket pekerjaan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mencatat temuan sebesar Rp181.394.242,95 dari satu paket pekerjaan. Sementara Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan mencatat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp11.966.083.

BPK menyebut sebagian penyedia telah mengembalikan kelebihan pembayaran. Namun, masih terdapat sisa pengembalian sebesar Rp76.821.510,24 yang belum disetorkan ke kas daerah.

Temuan juga ditemukan pada sektor belanja modal gedung dan bangunan. BPK mencatat kekurangan volume pekerjaan pada 61 paket pekerjaan di empat instansi dengan total nilai Rp1.719.887.568,91.

Selain itu, terdapat denda keterlambatan sebesar Rp5.294.752,03 yang belum dikenakan kepada penyedia jasa.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menjadi instansi dengan nilai temuan terbesar pada sektor tersebut.

Dari 49 paket pekerjaan yang diperiksa, BPK menemukan kekurangan volume pekerjaan senilai Rp804.900.615,87.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterlambatan Pengesahan RDTR Ancam Kepastian Investasi di Cianjur

    Keterlambatan Pengesahan RDTR Ancam Kepastian Investasi di Cianjur

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Kabupaten Cianjur hingga kini belum memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), meski dokumen itu menjadi syarat utama pengendalian ruang dan percepatan perizinan. Pengesahan RDTR tersendat akibat antrean panjang verifikasi substansi di Kementerian ATR/BPN, satu-satunya lembaga pemberi persetujuan setelah kewenangan gubernur dicabut. Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUTR Cianjur, Willybordus Wahyu, mengatakan seluruh proses […]

  • Banjir Terjang Empat Wilayah, Kang Onnie Himbau Warga Waspada

    Banjir Terjang Empat Wilayah, Kang Onnie Himbau Warga Waspada

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Bencana banjir yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Cianjur pada Sabtu malam, 26 April 2025, menjadi perhatian serius bagi Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi NasDem, Onnie S Sandi. Ia, menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada seluruh warga yang terdampak banjir. “Saya turut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Kabupaten Cianjur. […]

  • SPPG di Karangtengah Pakai Gas 3 Kg, Hiswana Migas meradang

    SPPG di Karangtengah Pakai Gas 3 Kg, Hiswana Migas meradang

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, kedapatan menggunakan gas elpiji subsidi 3 kilogram untuk operasional. Hiswana Migas Cianjur menilai penggunaan gas melon tersebut melanggar aturan dan tidak sesuai peruntukan. Ketua DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kabupaten Cianjur, […]

  • Stok Beras Bulog Cianjur Melimpah Selama Puasa Ramadhan

    Stok Beras Bulog Cianjur Melimpah Selama Puasa Ramadhan

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.com – Bulog memastikan stok beras sebesar 3.000 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Cianjur selama bulan Ramadhan. Kepala Bulog Subdivre Cianjur, Renato Horizon, mengungkapkan hal ini saat ditemui di kantornya pada Sabtu, 15 Februari 2025. “Stok Bulog saat ini mencapai 3.000 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa,” ujar Renato. […]

  • H-1 Lebaran, Kapolres Jamin Cianjur Aman: 25 Pos Disiagakan, Patroli Rumah Kosong Diperketat

    H-1 Lebaran, Kapolres Jamin Cianjur Aman: 25 Pos Disiagakan, Patroli Rumah Kosong Diperketat

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Polres Cianjur memastikan situasi keamanan tetap kondusif menjelang H-1 hingga libur Lebaran 2026 dengan meningkatkan patroli di kawasan rawan dan menyiagakan 25 pos pengamanan melalui Operasi Ketupat Lodaya. Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi menegaskan kondisi kamtibmas di wilayah Cianjur dalam keadaan aman dan terkendali menjelang Lebaran. “Alhamdulillah relatif dan sangat aman […]

  • Banjir Bandang Terjang Desa Jamali Cianjur, Polres dan PMI Turunkan Nakes dan Salurkan Bantuan Logistik

    Banjir Bandang Terjang Desa Jamali Cianjur, Polres dan PMI Turunkan Nakes dan Salurkan Bantuan Logistik

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Sebanyak 35 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang di Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah luapan sungai kembali merendam sekitar 30 rumah pada Jumat, 1 Mei 2026. Polres Cianjur bersama PMI langsung menurunkan tenaga kesehatan serta menyalurkan bantuan logistik guna menangani dampak bencana tersebut. Tim di lapangan langsung fokus melakukan evakuasi, memberikan […]

error: Content is protected !!
expand_less