Balita di Cianjur Meninggal Diduga Karena MBG, Orang Tua Berikan Klarifikasi
- account_circle Ikbal
- calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
- print Cetak

Gambar Istimewa: Orang tua balita MAB (2) memberikan klarifikasi terkait penyebab kematian anaknya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.COM – Orang tua balita berinisial MAB (2) yang meninggal di RSUD Pagelaran, Kabupaten Cianjur, menegaskan anaknya wafat akibat infeksi berat yang memicu syok septik, bukan karena Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Ayah korban, Sahjanudin (41), menyatakan kematian anaknya murni disebabkan sakit dan tidak ada kaitan dengan program MBG.
“Perkenalkan, saya orang tua dari Muhammad Abdul Ba’iz. Saya menyatakan kematian anak saya ini murni karena sakit, tidak ada hubungannya dengan dapur MBG SPPG Sukasirna,” ujarnya, Minggu, 26 April 2026.
Pernyataan tersebut diperkuat pihak RSUD Pagelaran dan Puskesmas Leles yang memastikan penyebab kematian bukan keracunan makanan, melainkan kondisi medis serius berupa syok septik dan pembengkakan jantung.
Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sukasirna, Arga Damanik, mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi langsung kepada tenaga medis dan keluarga korban.
- Penulis: Ikbal













































