Kasus Pencernaan dan ISPA Dominasi, RSUD Sayang Cianjur Kewalahan Hadapi Lonjakan Pasien
- account_circle Najib
- calendar_month 3 jam yang lalu

Gambar Redaksi : Gedung Instalasi Gawat Darurat RSUD Sayang Cianjur
RUANGPOJOK.COM – RSUD Sayang Kabupaten Cianjur mencatat lonjakan kunjungan pasien hingga 38,6 persen pasca Lebaran 2026, didominasi penyakit pencernaan dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
RSUD Sayang Kabupaten Cianjur mengalami peningkatan signifikan jumlah pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) usai libur Idulfitri 2026.
Mayoritas pasien datang dengan keluhan non-trauma, terutama gangguan saluran pencernaan dan ISPA.
Kepala Humas RSUD Sayang Cianjur, Rayasandy, mengatakan lonjakan terjadi akibat perubahan pola makan dan aktivitas masyarakat selama Lebaran.
“Kasus terbanyak didominasi gangguan pencernaan seperti diare dan muntaber, serta ISPA seperti flu dan demam,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Data menunjukkan rata-rata kunjungan IGD meningkat dari 122 pasien per hari sebelum Lebaran menjadi 169 pasien per hari setelah Lebaran, atau naik 38,6 persen.
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal





















































