Enam Perempuan Asal Cianjur Korban TPPO di NTT Dipulangkan, Bupati Pastikan Pendampingan dan Pemberdayaan
- account_circle Ikbal
- calendar_month 4 jam yang lalu

Gambar Istimewa : Bupati Cianjur bersama Gubernur Jabar, Bupati Purwakarta dan Polda Jabar menjemput beberapa orang korban TPPO di NTT
RUANGPOJOK.COM – Bupati Cianjur menjemput enam perempuan asal Kabupaten Cianjur yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 23 Februari 2026.
Pemulangan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Polda Jawa Barat untuk memastikan para korban kembali dengan aman.
Bupati Cianjur, dr. Muhamad Wahyu Ferdian, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terbang langsung ke Sikka guna mengawal proses pemulangan.
Pemerintah daerah juga memeriksa kondisi fisik dan psikis korban setibanya di Cianjur.
Wahyu menegaskan, pemerintah tidak berhenti pada proses pemulangan.
Dinas terkait akan memberikan pendampingan psikologis, trauma healing, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, serta bantuan hukum jika masih ada proses hukum yang berjalan.
“Kami akan melakukan pendampingan psikologis dan trauma healing, pemeriksaan kesehatan, pendampingan hukum, hingga reintegrasi sosial agar mereka bisa kembali ke keluarga dengan aman,” kata Wahyu.
Pemerintah Kabupaten Cianjur juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi bagi para korban.
Program tersebut meliputi pelatihan menjahit, kuliner, pengembangan UMKM, digital marketing, serta fasilitasi akses permodalan agar korban dapat mandiri secara ekonomi.
- Penulis: Ikbal


