Polemik Program Jabar Caang di Cianjur, Massa Ungkap Dugaan Pungli hingga Jual Beli kWh Gratis
- account_circle Ikbal
- calendar_month Rab, 26 Nov 2025

Gambar Redaksi : Masa unjuk rasa meminta data penerima manfaat pemasangan kWh gratis Program Jabar caang kepada ESDM wilayah I Jabar.
“Kami sudah mengantongi data penerima manfaat KWH gratis Jabar Caang. Jika terbukti tidak sesuai, kami akan menempuh jalur hukum. Apalagi sekarang Jawa Barat sedang melakukan proses bersih-bersih,” kata Wahyudi.
Ia menegaskan aksi ini bukan yang terakhir. Temuan berikutnya akan langsung dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).
Menurut dia, dugaan pungli berkisar Rp150–400 ribu, sementara jual beli KWH gratis disebut mencapai Rp2 juta per unit.
“Bahkan ada KWH yang tidak sesuai nama penerima manfaat. Kami menduga KWH itu diperjualbelikan. Kalau mau pasang, warga diminta bayar dua juta,” tuturnya.
Wahyudi menyebut investigasi sudah dilakukan di Kecamatan Haurwangi dan Bojongpicung dengan sampel lebih dari 30 kWh.
Hasil investigasi dari Setgab, Sejumlah warga mengaku dimintai pungutan saat pemasangan.
Sementara itu, Koordinator Energi dan Tenaga Kelistrikan Kantor Cabang ESDM Wilayah I Cianjur, Arnold Mateus, mengatakan bahwa data calon penerima Jabar Caang sudah sesuai dengan Keputusan Gubernur.
Ia memastikan mekanisme penetapan penerima telah mengikuti aturan.
“Para peserta aksi meminta transparansi data penerima tahun 2023–2025. Data itu sudah sesuai Kepgub. Jika ada dugaan pungli atau jual beli KWH, itu melibatkan banyak pihak, dan kami membutuhkan pengecekan lapangan untuk memastikan,” ujarnya.
Arnold menegaskan bahwa dugaan jual beli KWH bukan menjadi kewenangan ESDM.
“Terkait jual beli listrik masuk KWH, itu kewenangannya berada di PLN, bukan di kami. Jika masyarakat menemukan pungli, silakan laporkan ke aparat desa karena pengajuan usulan penerima berasal dari desa,” ucapnya.
Ia menambahkan pihaknya siap melakukan pengecekan bersama jika dibutuhkan
“Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut,” tutupnya
- Penulis: Ikbal


