Pilkades Serentak Cianjur Jadi Perhatian, Pengamanan TPS hingga Patroli Malam Ditingkatkan
- account_circle Zayu
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Selain menyiagakan personel, Pemkab mengantisipasi gangguan teknis dalam pemungutan suara digital
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
RUANGPOJOK.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur mematangkan persiapan pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 47 desa dengan Apel gelar pasukan gabungan di halaman Mapolres Cianjur. Selain menyiagakan personel, Pemkab mengantisipasi gangguan teknis dalam pemungutan suara digital, Kamis 5 November 2026.
Sebanyak 160 calon kepala desa dari 47 desa di Kabupaten Cianjur akan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Bupati Cianjur dr. Muhamad Wahyu Ferdian mengatakan, apel gelar pasukan menjadi bagian dari persiapan pengamanan Pilkades yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, seluruh petugas harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pelaksanaan pemungutan suara tidak mengalami kendala.
“Kita apel untuk pengamanan agar Pilkades di Kabupaten Cianjur bisa berjalan aman, lancar, dan tertib,” katanya, 5 November 2026.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menggelar simulasi proses pemberian suara menggunakan sistem digital.
Simulasi bertujuan memberikan pemahaman kepada petugas mengenai alur pemungutan suara sekaligus mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.
Wahyu menegaskan, komunikasi dan sinergi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelaksanaan Pilkades.
“Yang paling ditekankan tentunya komunikasi dan sinergitas dengan seluruh stakeholder agar tidak terjadi miskomunikasi. Dengan begitu, pelaksanaan Pilkades bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Cianjur telah mempersiapkan pelaksanaan Pilkades digital sejak jauh-jauh hari.
Persiapan tersebut mencakup sarana dan prasarana, personel pengamanan, hingga perangkat pendukung untuk mengantisipasi gangguan teknis.
Pemkab juga menyiapkan sumber daya cadangan, seperti baterai dan peralatan lainnya, untuk menghadapi kemungkinan pemadaman listrik maupun kendala teknis.
Menurut Wahyu, langkah antisipasi tersebut penting, terutama untuk menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu dan berbagai kemungkinan selama proses pemungutan suara.
- Penulis: Zayu






Saat ini belum ada komentar