Petani Hegarmanah Merugi Akibat Hama Wereng, Penanganan Terkendala Anggaran
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 18 Jun 2025

Foto : lokasi serangan hama wereng di desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah.
Kepala DTPHPKP Cianjur, Nurdiyati, menyatakan serangan WBC terjadi lebih cepat dari siklus lima tahunan akibat perubahan iklim. Namun, saat ini Hama wereng kembali muncul hanya dalam tiga tahun, diduga akibat perubahan iklim.
“Seharusnya musim kemarau, tetapi yang terjadi justru kemarau basah kondisi yang memicu serangan. Padahal, di musim kemarau kering, wereng biasanya tidak menyerang,” Pungkas Nurdiyati.
Menurutnya, penanganan hama tahun ini terkendala anggaran. Pemerintah masih berkoordinasi dengan provinsi dan Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan pestisida.
“Bantuan obat-obatan telah dibagikan ke sejumlah kelompok tani, meski jumlahnya terbatas akibat anggaran yang dipangkas. Bahkan, pengadaan pestisida saat ini masih mengandalkan pinjaman karena dana belum sepenuhnya tersedia,” jelas Nurdiyati.
Dinas berencana mengajukan tambahan anggaran untuk membantu petani. Sambil menunggu bantuan, petani diharapkan melakukan penanganan mandiri.
“Antisipasi telah dilakukan sejak Mei. Penyuluh pertanian memberikan sosialisasi dan pengarahan kepada petani tentang langkah-langkah yang harus diambil. Bahkan, di setiap Daerah Perlindungan Pertanian (DPP) tersedia pestisida dalam jumlah terbatas untuk membantu petani,” pungkasnya.
- Penulis: Admin


