HUT ke-174 Kebun Raya Cibodas, Revitalisasi Taman Lumut Terbesar dan Penanaman Pohon Langka Jadi Sorotan
- account_circle Najib
- calendar_month Sen, 13 Apr 2026

Gambar Redaksi: Perayaan HUT ke-174 Kebun Raya Cibodas ditandai dengan peresmian revitalisasi Taman Lumut terbesar di Indonesia serta penanaman dua pohon langka asal hutan Jawa Sumatra.
Di sisi lain, perayaan ini juga menandai penanaman dua pohon endemik langka, yakni Saninten (Castanopsis argentea) dan Tunggeureuk (Castanopsis tungurrut) yang berstatus Genting (Endangered) dalam daftar merah IUCN.
Saat ini, Saninten hanya tersisa 40 spesimen di Kebun Raya Cibodas, sedangkan Tunggeureuk tersisa 15 spesimen.
“Di alam, Tunggeureuk sudah sangat sulit ditemukan. Eksplorasi terakhir kami di Resort Goalpara TNGP pada 2023 hanya menghasilkan segelintir bibit,” ungkap Sasa.
Ia menambahkan bahwa penanaman ini menjadi bagian dari upaya konservasi bekas situ untuk mencegah kepunahan.
“Jangan sampai yang ada di kebun raya ini ikut hilang. Padahal di alam, populasinya sudah tidak ada.”
Sementara itu, Marga menyebut keterbatasan lahan dan adaptasi tanaman menjadi tantangan utama. Namun, ia memastikan solusi dilakukan melalui kolaborasi antarkebun raya.
“Setiap spesies punya kebutuhan ketinggian tempat berbeda. Tapi dengan jaringan 40 kebun raya daerah, kami bisa saling tukar koleksi,” katanya.
Adapun perayaan HUT ke-174 mengusung tema “Harmoni Alam untuk Masa Depan” dan diramaikan berbagai kegiatan, mulai dari bazar tanaman hias, donor darah, kelas edukasi, hingga pertunjukan seni.
Meski demikian, Sasa menegaskan pentingnya peran publik dalam menjaga kelestarian tanaman langka.
“Tanaman non-koleksi bisa kami tanam untuk kebutuhan wisata. Tapi tanaman koleksi langka ini butuh perawatan ekstra dari semua pihak bukan hanya BRIN atau mitra swasta.” pungkasnya.
- Penulis: Najib
- Editor: Ikbal





















































