DPRD Jabar Ingatkan Warga Cianjur, BPJS Kesehatan Gratis Berisiko Dinonaktifkan Jika Terlibat Judi Online
- account_circle Ikbal
- calendar_month Sab, 23 Mei 2026

Gambar Redaksi : Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi NasDem, Onnie S Sandi, berfoto bersama warga Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, usai kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan.
RUANGPOJOK.COM – Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi NasDem, Onnie S Sandi, mengingatkan warga penerima BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) agar tidak terlibat judi online.
Pemerintah dapat mengevaluasi dan menonaktifkan bantuan bagi penerima yang dinilai tidak lagi memenuhi kriteria program.
Pernyataan itu disampaikan Onnie saat kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kampung Cisepuh, Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Sabtu, 23 Mei 2026.
Menurut Onnie, masih banyak masyarakat yang belum memahami aturan kepesertaan BPJS Kesehatan PBI, yakni program jaminan kesehatan bagi warga miskin dan rentan yang seluruh iurannya ditanggung pemerintah.
“Pemerintah terus memperbarui data penerima bantuan. Masyarakat harus menjaga haknya dengan tidak melakukan pelanggaran, termasuk judi online,” ujar Onnie.
Ia mengatakan pemerintah saat ini memperketat verifikasi penerima bantuan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sistem tersebut menjadi dasar penyaluran berbagai bantuan sosial, termasuk BPJS Kesehatan PBI.
Melalui DTSEN, pemerintah melakukan pemadanan data dengan sejumlah instansi untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar memenuhi syarat.
Karena itu, Onnie meminta masyarakat menjaga status kepesertaan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memengaruhi kelayakan sebagai penerima bantuan.
- Penulis: Ikbal

