Dinkes Cianjur Selidiki Dugaan Keracunan Massal MBG, Sampel Makanan Diuji di Bandung
- account_circle Ikbal
- calendar_month Jum, 30 Jan 2026

Gambar Istimewa : Camat Sukanagara meninjau siswa yang terbaring lemas dirawat di Puskesmas Sukanagara diduga akibat memakan makanan MBG dari dapur SPPG 3 Pagelaran
Selain pengujian laboratorium, Dinkes Cianjur juga mengevaluasi secara menyeluruh rantai distribusi Program MBG.
Evaluasi meliputi kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga durasi pengantaran makanan ke sekolah.
Menurut I Made, makanan siap konsumsi idealnya dikonsumsi dalam waktu kurang dari empat jam.
Waktu distribusi yang terlalu lama berpotensi memicu perubahan kandungan zat akibat aktivitas bakteri.
“Jika melebihi batas aman, bisa terjadi perubahan zat kimia, termasuk pembentukan nitrat, yang berisiko menyebabkan keracunan,” tegasnya.
Dinkes Cianjur memastikan investigasi terus berjalan hingga hasil uji laboratorium keluar, sekaligus menyiapkan langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Cianjur.
- Penulis: Ikbal


