Breaking News
Beranda » Home » Ironi Relokasi SDN Pasirkelewih Mande, Gedung Baru Pascagempa Ditinggalkan di Tengah Kepentingan Industri

Ironi Relokasi SDN Pasirkelewih Mande, Gedung Baru Pascagempa Ditinggalkan di Tengah Kepentingan Industri

  • account_circle Ikbal
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUANGPOJOK.COM – Relokasi SDN Pasirkelewih di Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, menyisakan persoalan terkait perlindungan lingkungan pendidikan dan pengelolaan aset daerah.

Bangunan sekolah yang baru direhabilitasi pemerintah pusat pada 2023 setelah gempa Cianjur 2022 itu kini tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Para siswa dan guru telah menempati gedung sekolah baru setelah pemerintah, pihak sekolah, dan sejumlah pemangku kepentingan menyepakati relokasi bersama perusahaan industri pengolahan ban di sekitar sekolah.

Relokasi tersebut memunculkan pertanyaan karena sekolah lama telah berdiri jauh sebelum perusahaan industri membangun fasilitas usahanya di kawasan tersebut.

Keberadaan industri itu juga disebut menimbulkan kekhawatiran terhadap kenyamanan lingkungan belajar. Aktivitas pengolahan ban diduga menghasilkan residu asap dengan bau menyengat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perusahaan mengalokasikan kompensasi sekitar Rp1,5 miliar untuk membangun gedung sekolah pengganti.

Perusahaan kemudian membangun fasilitas pendidikan baru di atas tanah milik desa.

Kepala SDN Pasirkelewih, Ranran Muharam Syarif, mengatakan pihak sekolah mengambil keputusan relokasi melalui musyawarah bersama sejumlah pemangku kepentingan.

Musyawarah tersebut melibatkan komite sekolah, orang tua siswa, koordinator pendidikan (Kordik), serta pihak terkait lainnya.

Menurut Ranran, gedung baru menyediakan fasilitas belajar yang lebih memadai dibandingkan bangunan sebelumnya.

“Alhamdulillah, setelah dipindahkan kami memiliki ruang kelas lebih banyak. Sekolah sebelumnya hanya memiliki lima lokal, sedangkan di sekolah baru tersedia enam lokal,” ujarnya.

Penambahan satu ruang kelas tersebut memberikan kapasitas belajar lebih besar bagi para siswa.

  • Penulis: Ikbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yonif 300/Brajawijaya dan Batalyon Armed 5 Pancagiri Gelar Sertijab

    Yonif 300/Brajawijaya dan Batalyon Armed 5 Pancagiri Gelar Sertijab

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Yonif 300/Brajawijaya melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon dari Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra, S.I.P., M.P.M kepada Mayor Inf Joko Nugroho. S.T., M.Han. Selain itu, Komandan Batalion Armed 5 Pancagiri dari Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Ricarda .S.T., S.M.I.P. memberikan kepada Mayor Inf Ardian Praditya, S.I.P., M.I.P. Acara  ini berlangsung dengan […]

  • Diduga Dipicu Rekrutmen Pegawai, Massa Lukai Pekerja dan Rusak Fasilitas SPPG Jatisari III

    Diduga Dipicu Rekrutmen Pegawai, Massa Lukai Pekerja dan Rusak Fasilitas SPPG Jatisari III

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Zayu
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.com – Kericuhan terjadi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatisari III, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Minggu 11 Oktober 2026 malam. Kuasa hukum SPPG menyebut sekitar tujuh pekerja menjadi korban pemukulan dalam insiden tersebut. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu juga mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas. Kaca ruang penjagaan satpam pecah, kamera pengawas […]

  • Kades Didemo Warga, Apdesi Cianjur Soroti Minimnya Komunikasi dan Transparansi

    Kades Didemo Warga, Apdesi Cianjur Soroti Minimnya Komunikasi dan Transparansi

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Aksi demo terhadap kepala desa marak terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur sepanjang Juli 2025. Warga menuntut kepala desa turun dari jabatannya, lantaran diduga melakukan korupsi dan tidak transparan dalam penggunaan anggaran desa. Aksi protes dan audiensi tercatat terjadi di enam kecamatan, yakni Bojongpicung, Cibeber, Warungkondang, Karangtengah, Campaka, dan Naringgul. Warga menyuarakan […]

  • Cordela Suites Cianjur Resmi Dibuka, Hotel Bintang 4 Pertama Di Jantung Kota

    Cordela Suites Cianjur Resmi Dibuka, Hotel Bintang 4 Pertama Di Jantung Kota

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Cordela Suites Cianjur resmi dibuka sebagai hotel bintang 4 pertama di Kabupaten Cianjur, menghadirkan standar baru hospitality melalui kolaborasi PT Gerbang Makmur Bersama dan Omega Hotel Management (OHM).   Bersamaan dengan itu, Ramela Indonesian Restaurant (Ramela Resto) juga resmi diperkenalkan sebagai destinasi kuliner premium. Peresmian dilakukan oleh Bupati Cianjur, Muhamad Wahyu Ferdinand, bersama […]

  • Proyek Irigasi Miliaran di Cianjur Jebol Sebelum Rampung, Desa Soroti Konstruksi dan Transparansi

    Proyek Irigasi Miliaran di Cianjur Jebol Sebelum Rampung, Desa Soroti Konstruksi dan Transparansi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – Proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi Kementerian Pekerjaan Umum di Ciherang 1 dan Ciherang 2, Desa Cibanggala, Kecamatan Campaka Mulya, Kabupaten Cianjur, jebol meski proyek belum rampung. Proyek yang dibiayai APBN melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025 itu diduga tak mampu menahan debit air Sungai Ciherang saat intensitas hujan tinggi. Data Layanan Pengadaan […]

  • HMI Minta Kepala Satpol PP Cianjur Dicopot Usai Aksi Represif di Bomero

    HMI Minta Kepala Satpol PP Cianjur Dicopot Usai Aksi Represif di Bomero

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ikbal
    • 0Komentar

    RUANGPOJOK.COM – HMI Cianjur mendesak Bupati mencopot Kepala Satpol PP setelah insiden kekerasan penertiban pedagang di Bomero Citywalk, 11 November 2025. Desakan itu muncul dalam Aksi Apel Satire kepada Para Pemangku Kebijakan bersama yang digelar GMNI, PMII, dan LBHC di Bojong Meron, Minggu malam, 16 November 2025. Para peserta aksi memprotes tindakan represif oknum Satpol […]

expand_less