Blokade PT QL Agrofood Farm di Sukaluyu Memanas, Warga Tuntut Audit Lahan hingga Transparansi CSR
- account_circle Ikbal
- calendar_month 20 jam yang lalu

Gambar Istimewa: Warga Sukaluyu memblokade akses masuk PT QL Agrofood Farm sambil menyuarakan tuntutan terkait dugaan mafia tanah, transparansi CSR, dan kejelasan tenaga kerja.
Isu ketenagakerjaan turut menjadi tuntutan. Warga meminta perusahaan menghapus praktik diskriminasi serta memberikan kepastian status kerja, termasuk pengangkatan karyawan tetap dan prioritas bagi tenaga kerja lokal.
“Kami mendorong pengangkatan karyawan tetap sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan serta memprioritaskan tenaga kerja lokal,” tambah Dahlan.
Salah satu warga, Purnama, menegaskan aksi akan terus berlanjut hingga tuntutan dipenuhi.
Massa bahkan siap menginap dan menggelar aksi lanjutan ke kantor pusat perusahaan.
“Kalau tidak ada realisasi, kami akan menginap di sini. Bahkan kami siapkan aksi lanjutan ke kantor pusat,” tegasnya.
Sementara itu, Humas PT QL Agrofood Farm Sukaluyu, Rahmat, menyatakan pihaknya telah menerima seluruh tuntutan warga. Namun, keputusan belum dapat diambil karena menjadi kewenangan manajemen pusat.
“Kami belum bisa memutuskan karena kewenangan ada di kantor pusat. Rencananya akan ada aksi lanjutan di kantor pusat di Haurwangi,” kata Rahmat.
Hingga berita ini diturunkan, aksi blokade masih berlangsung. Warga tetap berjaga di lokasi dengan pengawalan aparat kepolisian.
- Penulis: Ikbal





















































