CIANJUR.RuangPojok.com – Ratusan ijazah lulusan SMA 1 Pasundan Cianjur dari tahun 2016 hingga 2025 belum diambil alasan kendala ekonomi.
Koordinator Bimbingan Konseling SMA 1 Pasundan, Deni Cahya, menjelaskan bahwa kebijakan sekolah swasta terkait pengambilan ijazah harus melalui keputusan yayasan.
“Kalau swasta itu harus ke yayasan dulu. Kami mengikuti instruksi yayasan jika sudah ada arahan,” ujar Deni saat ditemui di kantornya, Rabu, 5 Februari 2025.
Menurut Deni, ada sekitar 100 ijazah yang belum diambil karena siswa tidak mampu membayar biaya administrasi.
Namun, pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya, termasuk pembagian massal dan program door-to-door untuk mendistribusikan ijazah.
“Kami prioritaskan siswa yang terkendala ekonomi. Bahkan, 35 persen dari mereka tidak perlu membayar,” tambahnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…