Foto Istimewa : Salah satu rumah di haurwangi yang terkena pergeseran tanah.
RUANGPOJOK.COM – Empat rumah warga di Kampung Muhara, Desa Ciherang, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami retak akibat pergerakan tanah yang terjadi pada Minggu, 2 November 2025.
Pergeseran tanah itu diduga dipicu curah hujan tinggi dan aktivitas penambangan pasir di sekitar aliran Sungai Citarum.
Dua rumah mengalami kerusakan parah hingga dua kepala keluarga harus dievakuasi ke rumah kerabat yang lebih aman.
Ketua RT 03 Kampung Muhara, Imas (48), mengatakan tanda-tanda pergerakan tanah sudah muncul sejak beberapa bulan lalu, namun semakin parah setelah hujan deras mengguyur kawasan itu.
“Gejala pergerakan tanah sudah lama terlihat, tapi kali ini pergeserannya cukup besar hingga dinding dan lantai rumah warga retak menganga,” kata Imas, Rabu, 5 November 2025.
Ia menilai aktivitas penambangan pasir dan lalu-lalang truk bermuatan berat turut mempercepat pergeseran tanah.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…