0-0x0-0-0#
CIANJUR.Ruangpojok.com – Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan fakta baru terkait insiden tawuran yang terjadi di Cianjur. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukanlah aksi pembegalan atau pencurian dengan kekerasan, melainkan aksi tawuran yang telah direncanakan oleh dua kelompok melalui media sosial.
“Rekonstruksi yang kami lakukan hari ini, mulai dari awal hingga tempat kejadian perkara (TKP), mengungkap bahwa ini bukan pembegalan. Kedua kelompok ini sudah merencanakan pertemuan di suatu tempat, kemudian terlibat kejar-kejaran yang berujung pada insiden tersebut,” ujar AKP Tono, Jumat (10/1/2024).
AKP Tono menjelaskan bahwa kelompok-kelompok ini memiliki akun media sosial yang digunakan untuk mempublikasikan aksi mereka. Salah satu akun yang digunakan adalah *Kampung Ceria*, yang dikenal sebagai wadah untuk mengunggah video tawuran dan kekerasan. Akun ini tidak hanya aktif di Cianjur, tetapi juga di wilayah lain seperti Bogor, Jakarta, dan Cirebon.
“Motivasi utama mereka adalah mencari sensasi untuk diunggah ke media sosial. Tujuannya jelas, untuk menjadi viral. Dari hasil pengecekan, kami tidak menemukan keterkaitan dengan konsumsi miras, tetapi mereka memang terorganisir untuk melakukan aksi ini,” jelasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur kembali membongkar bangunan dan kios…
RUANGPOJOK.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) IV SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur menetapkan Fahd Alaziez sebagai…
RUANGPOJOK.COM - Polres Cianjur memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan mancing bersama di Kolam…
RUANGPOJOK.COM - Satreskrim Polres Sukabumi menangkap seorang pria yang diduga oknum guru ngaji terlibat dalam…
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…