Cianjur.ruangpojok.com – Komisi D DPRD Cianjur akhirnya angkat bicara terkait insiden mengejutkan runtuhnya atap bangunan laboratorium di SMPN 3 Tanggeung. Dimana pengerjaannya dilakukan oleh pemborong bukan swakelola.
Bangunan tersebut menelan anggaran mencapai setengah miliar rupiah, Ironisnya, pembangunan yang menguras anggaran besar ini tak sebanding dengan hasilnya
Lebih mencengangkan lagi, dana PIP (Program Indonesia Pintar) yang diamanahkan untuk membantu pendidikan siswa diduga disalahgunakan oleh kepala sekolah untuk pembangunan fasilitas sekolah.
Asep Ritman, Sekretaris Komisi D DPRD Cianjur yang mewakili dapil 6, merasa prihatin atas apa yang terjadi di SMPN 3 Tanggeung, dimana laboratorium baru dibangun dua tahun rubuh begitu saja.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…