“Klarifikasi video viral kesalahpahaman berupa tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh anggota kami. Di sini hadir Nyanyang Suherli didampingi kuasa hukum,” tambahnya.
Perwira berbaret merah itu berharap kejadian serupa tidak terulang dikemudian hari.
“Kami berharap ke depan tidak ada lagi kasus seperti ini dan ini menjadi bahan evaluasi bagi instansi kami di Cianjur,” ujarnya.
Saat ini, Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan internal didampingi Kasi Propam, dengan 8 anggota yang diklarifikasi.
Sementara itu, Nyanyang Suherli mengakui adanya kesalahpahaman dalam kejadian tersebut.
“Saya kira itu bukan polisi tapi geng motor, makanya saya berontak. Kejadiannya malam,” imbuhnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…