“Dari enam korban, dua dinyatakan meninggal dunia, dua luka berat, dan dua luka ringan,” katanya.
Petugas juga mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Namun, alat berat jenis beko yang berada di lokasi masih menjalani proses evakuasi.
Aang mengatakan, petugas memprioritaskan evakuasi alat berat untuk mempercepat pemulihan arus lalu lintas di jalur Puncak tersebut.
“Kami masih menunggu proses evakuasi alat berat berupa beko. Setelah alat berat ini diangkat, masyarakat bisa kembali melintas dengan normal,” ungkapnya.
Sementara itu, Satlantas Polres Cianjur masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah proses evakuasi selesai.
“Untuk dugaan awal, kami masih melaksanakan penyelidikan. Prioritas kami saat ini mencairkan dulu arus lalu lintas,” jelas Aang.
Polisi akan melakukan olah TKP secara menyeluruh untuk memastikan faktor yang menyebabkan kecelakaan. Hingga kini, polisi belum menetapkan penyebab pasti kejadian tersebut.
Aang menegaskan, pihaknya akan menyampaikan hasil penyelidikan setelah proses evakuasi dan olah TKP selesai dilakukan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Polres Cianjur mengungkap puluhan kasus narkotika dan obat keras dalam operasi selama pertengahan…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Nasdem, Onnie S Sandi menampung sejumlah aspirasi…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Onnie Soerono Sandi menampung aspirasi warga Desa…
RUANGPOJOK.COM - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat menindaklanjuti persoalan di Desa Sukajaya,…
RUANGPOJOK.COM - Forum Kajian dan Aksi (FOKSI) Cianjur kembali mempertanyakan legalitas instalasi pengolahan air limbah…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi NasDem, Onnie S Sandi, memberikan pendidikan demokrasi…