Igun merasa heran dengan kabar bahwa proyek yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) dan semestinya dikerjakan secara swakelola malah diberikan kepada pihak perorangan.
“Sungguh tak masuk akal, padahal aturan dan petunjuk teknisnya jelas! Ada panitia pembangunan, ada tenaga ahli sipil yang seharusnya memimpin. Mengapa justru diserahkan kepada pihak luar?” tegas Igun dengan nada geram.
Igun menambahkan bahwa pihaknya memanggil dinas-dinas terkait untuk meminta keterangan serta penjelasan atas masalah ini. Apakah mungkin masalah DAK ini merambat ke sekolah lainnya, yang seharusnya dikerjakan swakelola malah dikerjakan pemborong.
“Kami akan memanggil semua dinas terkait, untuk memberikan keterangan dan klarifikasinya,” tutup Igun,
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…