Keluarga juga menyebut salah satu terduga pelaku yang masih di bawah umur memiliki hubungan kekerabatan dengan petinggi desa.
Dampak dari kejadian tersebut membuat korban menjadi tertutup dan mengalami trauma. Ia juga disebut kerap merasa takut untuk berinteraksi maupun bercerita.
Pihak keluarga mengaku telah berupaya melaporkan peristiwa ini kepada aparat penegak hukum. Namun, prosesnya belum berjalan optimal karena kondisi korban yang masih membutuhkan pendampingan psikologis.
Keluarga berharap aparat dapat menangani kasus ini secara profesional, transparan, serta memberikan perlindungan maksimal kepada korban.
“Kami berharap ada keadilan dan perlindungan untuk anak kami,” kata NS.
Keluarga juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif terhadap korban dan turut mendukung proses pemulihan yang sedang dijalani.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…